medcom.id, Jakarta: Kepala Basarnas Marsdya FHB Soelistyo menegaskan, temuan serpihan-serpihan dan benda diduga jasad manusia, 95 persen dipastikan bagian dari pesawat AirAsia QZ8501.
"Saya selaku Search and Rescue memastikan 95 persen, lokasi yang tergambar di sini adalah lokasi serpihan-serpihan maupun benda-benda yang diduga berasal dari pesawat," tegas Soelistyo dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (30/12/2014).
Soelistyo mengatakan, 5 persen ketidakyakinannya terhadap lokasi penemuan pesawat AirAsia tersebut karena belum menyaksikan langusng objek-objek yang ditemukan aparat TNI AU.
"Oleh karena itu yang 5 persen belum saya nyatakan benar, itu karena sampai detik ini saya belum melihat langsung emergency exit door dan yang lain-lain," kata Soelistyo.
Soelistyo menjelaskan dalam pencarian tim gabungan Basarnas, TNI AU, dan aparat terkait lainnya hari ini menemukan sejumlah objek benda sebagai berikut:
1. Pada 03 derajat 46 menit, 50 second south, 109 derajat 209 menit, ditemukan objek.
2. Pukul 11.07 WIB pesawat Hercules TNI AU menemukan lempengan.
3. Pukul 12.50 WIB pesawat Hercules TNI AU menemukan objek yang menggambarkan bayangan di dalam laut seperti bentuk pesawat.
4. Pada pukul 13.25 WIB kemudian pencarian dilakukan untuk meyakinkan penemuan itu dan melihat benda mengapung yang diduga salah satu jasad dari penumpang. berikut beberapa serpihan.
5. Pada pukul 13.50 WIB KRI Bung Tomo melihat yang diduga adalah emergency exit door dari pesawat
6. Pukul 14.00 WIB KRI Bung Tomo bersama helikopter Basarnas melaksanakan pencarian untuk meyakinkan sekaligus mengevakuasi serpihan emergency exit door menuju KRI Bung Tomo.
medcom.id, Jakarta: Kepala Basarnas Marsdya FHB Soelistyo menegaskan, temuan serpihan-serpihan dan benda diduga jasad manusia, 95 persen dipastikan bagian dari pesawat AirAsia QZ8501.
"Saya selaku Search and Rescue memastikan 95 persen, lokasi yang tergambar di sini adalah lokasi serpihan-serpihan maupun benda-benda yang diduga berasal dari pesawat," tegas Soelistyo dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (30/12/2014).
Soelistyo mengatakan, 5 persen ketidakyakinannya terhadap lokasi penemuan pesawat AirAsia tersebut karena belum menyaksikan langusng objek-objek yang ditemukan aparat TNI AU.
"Oleh karena itu yang 5 persen belum saya nyatakan benar, itu karena sampai detik ini saya belum melihat langsung
emergency exit door dan yang lain-lain," kata Soelistyo.
Soelistyo menjelaskan dalam pencarian tim gabungan Basarnas, TNI AU, dan aparat terkait lainnya hari ini menemukan sejumlah objek benda sebagai berikut:
1. Pada 03 derajat 46 menit, 50 second south, 109 derajat 209 menit, ditemukan objek.
2. Pukul 11.07 WIB pesawat Hercules TNI AU menemukan lempengan.
3. Pukul 12.50 WIB pesawat Hercules TNI AU menemukan objek yang menggambarkan bayangan di dalam laut seperti bentuk pesawat.
4. Pada pukul 13.25 WIB kemudian pencarian dilakukan untuk meyakinkan penemuan itu dan melihat benda mengapung yang diduga salah satu jasad dari penumpang. berikut beberapa serpihan.
5. Pada pukul 13.50 WIB KRI Bung Tomo melihat yang diduga adalah
emergency exit door dari pesawat
6. Pukul 14.00 WIB KRI Bung Tomo bersama helikopter Basarnas melaksanakan pencarian untuk meyakinkan sekaligus mengevakuasi serpihan
emergency exit door menuju KRI Bung Tomo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LAL)