Ilustrasi pesawat airasia--MI/Rommy Pujianto
Ilustrasi pesawat airasia--MI/Rommy Pujianto

Pencarian AirAsia QZ8501 Dimulai saat Matahari Terbit hingga Terbenam

K. Yudha Wirakusuma • 29 Desember 2014 10:26
medcom.id, Jakarta: Pencairan AirAsia QZ8501, telah kembali dilakukan saat matahari terbit. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari cuaca buruk pada siang, atau sore hari.
 
"Kita melakukan pencarian sejak terbit matahari, dan sampai tenggelam matahari. Kita berharap pagi cuaca masih cerah, dan ombak tidak terlalu tinggi," kata Kepala Basarnas Jatim Hernanto, saat menggelar jumpa pers, di Bandara Juanda, Senin (29/12/2014).
 
Dia berharap agar seluruh unsur yang melakukan pencarian AirAsia QZ8501, mendapatkan titik terang. "Kita harap unsur pemerintah, TNI, Polri, Kemenhub, Bea Cukai, Basarnas, fokus dalam pencarian," imbuhnya.

Sebelumnya diketahui, Tim pencarian (SAR) gabungan melanjutkan pencarian pesawat AirAsia QZ8501, dengan memfokuskan pencarian di area di kawasan dengan luas sekitar 124 ribu KM2.
 
Kepala Basarnas, Marsekal Madya FHB Soelistyo menjelaskan, kurang lebih ada dua sasaran pencarian. Di selatan pulau Bangka dan di utara pulau Bangka termasuk Selat Kalimantan.
 
"Kurang lebih 200x200 nautical Mile (74 ribu KM2) dan 180x150 nautical Mile (50 ribu KM2), nanti itu kita kembangkan, kita perluas lagi setelah evaluasi yang ada di sektor itu,"ujar dia di Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas), Jakarta, Senin (29/12/2014).
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan