medcom.id, Tangerang: Ayah Putri Marisa Sakina (13) korban pembunuhan pada Minggu 7 Juni tidak mengetahui bahwa Rizky, kakak korban sedang berada di rumah (Tempat Kejadian Perkara) pada saat kejadian. Menurut ayah Putri, Masriwan Silaban (42), ketika dia bersama istri pergi untuk membeli kambing, hanya ada Putri yang tertinggal di dalam rumah.
"Saya tidak tahu Rizky di rumah, karna dia sedang di Mesjid saat saya pergi," jelas Iwan kepada Metrotvnews.com, Selasa (9/6/2015).
Iwan mengatakan mengetahui kejadian ketika sampai di rumahnya yang berlokasi di Jalan Mesjid Albaidoh Kampung RT 3/5, Sudirama Selatan, Ciledug, Tangerang, pada sekitar pukul lima sore.
"Ketika sampai, anak saya (Putri) sudah tidak ada dan putra saya sudah dibawa ke rumah sakit," tambah Iwan.
Iwan menambahkan, dia beserta istri sangat syok megetahui kejadian ini. Menurutnya sampai saat ini, keluarga masih tidak percaya kehilangan anak terkasihnya, Putri.
"Saya masih merasa Putri ada disini," pungkasnya.
Putri ditemukan tewas kemarin sore (7/6) pukul 15.30 WIB dengan posisi badan tertelungkup dengan luka gorok di lehernya. Saat ditemukan, anak perempuan 13 tahun itu masih menggunakan handuk. Putri sedang bersama Rizky, kakak korban yang juga terluka di bagian leher.
Rizky, saat ini dalam kondisi kritis, namun sudah sadar. Kakaknya, yang kerap disapa Buyung, dirawat di RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang. Ia belum dapat berikan keterangan terkait pembunuhan adiknya karena belum dapat berbicara.
medcom.id, Tangerang: Ayah Putri Marisa Sakina (13) korban pembunuhan pada Minggu 7 Juni tidak mengetahui bahwa Rizky, kakak korban sedang berada di rumah (Tempat Kejadian Perkara) pada saat kejadian. Menurut ayah Putri, Masriwan Silaban (42), ketika dia bersama istri pergi untuk membeli kambing, hanya ada Putri yang tertinggal di dalam rumah.
"Saya tidak tahu Rizky di rumah, karna dia sedang di Mesjid saat saya pergi," jelas Iwan kepada
Metrotvnews.com, Selasa (9/6/2015).
Iwan mengatakan mengetahui kejadian ketika sampai di rumahnya yang berlokasi di Jalan Mesjid Albaidoh Kampung RT 3/5, Sudirama Selatan, Ciledug, Tangerang, pada sekitar pukul lima sore.
"Ketika sampai, anak saya (Putri) sudah tidak ada dan putra saya sudah dibawa ke rumah sakit," tambah Iwan.
Iwan menambahkan, dia beserta istri sangat syok megetahui kejadian ini. Menurutnya sampai saat ini, keluarga masih tidak percaya kehilangan anak terkasihnya, Putri.
"Saya masih merasa Putri ada disini," pungkasnya.
Putri ditemukan tewas kemarin sore (7/6) pukul 15.30 WIB dengan posisi badan tertelungkup dengan luka gorok di lehernya. Saat ditemukan, anak perempuan 13 tahun itu masih menggunakan handuk. Putri sedang bersama Rizky, kakak korban yang juga terluka di bagian leher.
Rizky, saat ini dalam kondisi kritis, namun sudah sadar. Kakaknya, yang kerap disapa Buyung, dirawat di RS Bhakti Asih, Ciledug, Tangerang. Ia belum dapat berikan keterangan terkait pembunuhan adiknya karena belum dapat berbicara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)