medcom.id, Jakarta: Ledakan yang terjadi cukup keras di Jalan Jati Bundar RT 07 RW 16, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 8 April membuat Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama waspada. Sebab, ledakan itu terjadi dekat pusat pemerintahan.
Mengantisipasi agar tidak terulang lagi. Ahok ingin memindahkan warga dari kawasan kumuh ke rumah susun (rusun) dengan sistem keamanan yang memadai.
"Warga di sana harus masuk ke rusun. Rusun ada CCTV, ada kartu, kita bisa monitor dia siapa, yang datang ke rumahnya siapa saja, kehidupan mereka di lingkungan seperti apa, semua mudah termonitor," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2015).
Selain itu, pemindahan warga ke rusun untuk mendata warga, agar tidak ada penyusup. Mantan Bupati Belitung Timur itu akan melakukan pengamanan.
"Sekarang jangan-jangan tanah lokasi ledakan milik PD Pembangunan Sarana Jaya (BUMD DKI). Sudah dibebaskan, belum dibangun, tapi rumah-rumah dibangun disewakan lagi. RT RW juga tidak pernah kontrol kan. Semua yang tinggal di sana harus kita dorong masuk ke rusun. Jangan ada kawasan kumuh," ujarnya.
Sebelumnya, terjadi ledakan cukup keras di Jalan Jati Bundar RT 07 RW 16, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 8 April. Ledakan tersebut mengakibatkan empat orang terluka, mereka adalah Asep, Ferry, Amir dan Rustam.
medcom.id, Jakarta: Ledakan yang terjadi cukup keras di Jalan Jati Bundar RT 07 RW 16, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 8 April membuat Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama waspada. Sebab, ledakan itu terjadi dekat pusat pemerintahan.
Mengantisipasi agar tidak terulang lagi. Ahok ingin memindahkan warga dari kawasan kumuh ke rumah susun (rusun) dengan sistem keamanan yang memadai.
"Warga di sana harus masuk ke rusun. Rusun ada CCTV, ada kartu, kita bisa monitor dia siapa, yang datang ke rumahnya siapa saja, kehidupan mereka di lingkungan seperti apa, semua mudah termonitor," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2015).
Selain itu, pemindahan warga ke rusun untuk mendata warga, agar tidak ada penyusup. Mantan Bupati Belitung Timur itu akan melakukan pengamanan.
"Sekarang jangan-jangan tanah lokasi ledakan milik PD Pembangunan Sarana Jaya (BUMD DKI). Sudah dibebaskan, belum dibangun, tapi rumah-rumah dibangun disewakan lagi. RT RW juga tidak pernah kontrol kan. Semua yang tinggal di sana harus kita dorong masuk ke rusun. Jangan ada kawasan kumuh," ujarnya.
Sebelumnya, terjadi ledakan cukup keras di Jalan Jati Bundar RT 07 RW 16, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 8 April. Ledakan tersebut mengakibatkan empat orang terluka, mereka adalah Asep, Ferry, Amir dan Rustam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)