medcom.id, Jakarta: Kebakaran yang melanda Wihara Dharma Bakti, Glodok, Jakarta Barat, Senin (2/3/2015) dini hari, mengakibatkan sebagian bangunan dan isi di dalam wihara hangus terbakar. Ratusan patung yang menjadi tempat umat Tionghoa berdoa pun tak luput dari kobaran api.
Namun, petugas wihara dibantu pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan enam patung termasuk patung Dewi Kwan Im yang sering menjadi pusat doa warga Tionghoa di salah satu wihara tertua di Jakarta tersebut.
Seperti diketahui, api melalap Klenteng Petak Sembilan pada pukul 02.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB. Api yang berkobar sangat besar dan tinggi hingga menghanguskan bagian dalam klenteng. Api diduga berasal dari lilin yang menyala di wihara jelang perayaan Cap Go Meh. Menyalakan lilin selama 15 hari merupakan tradisi yang dilakukan setelah Imlek.
Ini adalah peristiwa pertama dalam sejarah Petak 9 terbakar karena lilin yang menyala. Menurut pengakuan petugas wihara, ada petugas yang berjaga selama lilin menyala. Namun, petugas berjaga di bagian depan wihara sementara api berasal dari belakang.
"Ada karyawan, tapi di depan (jaga). Selama bertahun-tahun, baru kali ini terjadi. " ujar Hengky Halim, petugas wihara di lokasi kejadian, Senin pagi.
medcom.id, Jakarta: Kebakaran yang melanda Wihara Dharma Bakti, Glodok, Jakarta Barat, Senin (2/3/2015) dini hari, mengakibatkan sebagian bangunan dan isi di dalam wihara hangus terbakar. Ratusan patung yang menjadi tempat umat Tionghoa berdoa pun tak luput dari kobaran api.
Namun, petugas wihara dibantu pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan enam patung termasuk patung Dewi Kwan Im yang sering menjadi pusat doa warga Tionghoa di salah satu wihara tertua di Jakarta tersebut.
Seperti diketahui, api melalap Klenteng Petak Sembilan pada pukul 02.30 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 WIB. Api yang berkobar sangat besar dan tinggi hingga menghanguskan bagian dalam klenteng. Api diduga berasal dari lilin yang menyala di wihara jelang perayaan Cap Go Meh. Menyalakan lilin selama 15 hari merupakan tradisi yang dilakukan setelah Imlek.
Ini adalah peristiwa pertama dalam sejarah Petak 9 terbakar karena lilin yang menyala. Menurut pengakuan petugas wihara, ada petugas yang berjaga selama lilin menyala. Namun, petugas berjaga di bagian depan wihara sementara api berasal dari belakang.
"Ada karyawan, tapi di depan (jaga). Selama bertahun-tahun, baru kali ini terjadi. " ujar Hengky Halim, petugas wihara di lokasi kejadian, Senin pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LOV)