Cameraperson senior Metro TV Budiyanto saat memberikan pelatihan jurnalistik kepada staf KJRI Johor Bahru. Foto-foto: KJRI Johor Bahru
Cameraperson senior Metro TV Budiyanto saat memberikan pelatihan jurnalistik kepada staf KJRI Johor Bahru. Foto-foto: KJRI Johor Bahru

Jurnalis Metro TV Berbagi Pengalaman Meliput di Zona Perang

29 Juli 2018 10:50
Johor Bahru: Cameraperson senior Metro TV Budiyanto yang pernah disandera oleh kelompok Jais Mujahidin tahun 2005 di Irak, berbagi pengalaman di depan peserta pelatihan jurnalistik seluruh staf Konsulat Jenderal RI (KJRI) Johor Bahru, Malaysia Sabtu, 28 Juli 2018. Budiyanto menceritakan, untuk meliput di daerah konflik seperti di Irak, perlu mempersiapkan mental dan  keberanian.
 
"Modal utama meliput perang di Irak, pertama harus siap mental termasuk punya nyali. Sebab, meliput di zona perang seperti di Irak yang sedang dilanda perang, segala risiko bisa saja terjadi," kata Budiyanto.
 
Di depan 50 peserta pelatihan, Budiyanto memutar cuplikan video dokudrama 168 Jam Menjadi Sandera di Irak yang diproduksi dan pernah ditayangkan dalam program khusus Metro TV tak lama setelah dirinya bersama Meutya Hafid tiba di Jakarta usai bebas dalam penyekapan selama 168 jam di Kota Ramadi, Irak, pada 2005.

"Buat saya ini kejutan ya bisa melihat video itu. Ditambah mendapat cerita langsung dari sumbernya. Saya kira pengalaman itu menginspirasi kita semua betapa pentingnya menghargai karya jurnalistik dengan segala jerih payah juga pengorbanannya mengejar berita," kata Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya KJRI Johor Bahru, Anang Fauzi Firdaus.
Jurnalis <i>Metro TV</i> Berbagi Pengalaman Meliput di Zona Perang
Okita Maya Asiyah, mahasiswa Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY) yang kini sedang menjalani praktik pengalaman lapangan (PPL) di Indonesia Community Centre (ICC) di KJRI Johor Bahru, mengaku beruntung bisa mengikuti pelatihan ini.
 
"Selain mendapat pelatihan mengambil gambar, teknik menulis berita, juga mendapat cerita pengalaman narasumber ketika disandera bahkan disekap di padang pasir dengan ancaman senjata. Ngeri ternyata," kata dia.
 
Pelatihan jurnalistik dari Metro TV akan kembali dilaksanakan hari ini. Pesertanya adalah mahasiswa Universitas Terbuka, Johor Bahru. Para peserta tak lain adalah tenaga kerja Indonesia (TKI) di Johor Bahru, Malaysia.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UWA)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>