Digugat Operator Satelit, Indonesia Terancam Rugi Ratusan Miliar

Anggi Tondi Martaon 13 April 2018 13:18 WIB
berita dpr
Digugat Operator Satelit, Indonesia Terancam Rugi Ratusan Miliar
Anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo (Foto:Dok.DPR)
Jakarta: Indonesia digugat oleh Avanti Communications, perusahaan operator satelit dunia. Perusahaan yang berbasis di London itu menuntut pemerintah Indonesia hingga ratusan miliar rupiah.

Informasi itu disampaikan oleh Anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo. Menurutnya, landasan Avanti Communication menggugat karena Indonesia dianggap tidak memenuhi pembayaran peminjaman satelit yang terbentang pada kordinat 123 derajat bujur timur (BT). 

"Awalnya, kita ingin memanfaatkan orbit satelit yang ada persis di atas Indonesia ini agar tidak dimanfaatkan oleh negara lain. Namun dalam prosesnya ternyata banyak menemui hambatan sehingga kita digugat oleh Avanti. Semua ini terkait masalah pembayaran sewa,” kata Roy, dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 April 2018.


Politisi Partai Demokrat ini menyatakan, pemerintah dianggap wajib mengisi slot tersebut karena tepat berada di atas Indonesia. Jika tidak segera diisi, Indonesia bisa saja mengalami kerugian secara bisnis dan bahkan pencurian data oleh negara lain.

Tuntutan ini telah masuk ke Arbitrase Internasional. Kementerian Pertahanan harus melayani gugatan ini untuk menghindari kerugian lebih besar karena biaya akan makin membengkak.

Roy mengingatkan, harus ada kerja sama dari seluruh pihak agar masalah ini cepat terselesaikan. "Komisi I akan membentuk panitia kerja dengan kementerian terkait, dalam rangka pemanfaatan orbit satelit di atas Indonesia," ucapnya.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id