Homeless Media (Dok. Medcom)
Homeless Media (Dok. Medcom)

Mengenal Apa Itu Homeless Media, Strategi Konten Tanpa Situs Web Resmi

Muhammad Syahrul Ramadhan • 08 Mei 2026 13:19
Ringkasnya gini..
  • Homeless media adalah media yang beroperasi di platform sosial media tanpa situs web resmi, mengandalkan kecepatan dan kedekatan audiens.
  • Pemerintah berupaya menggandeng new media (seperti Folkative, Big Alpha, dsb) melalui New Media Forum untuk memperluas jangkauan informasi.
  • Beberapa media membantah direkrut pemerintah dan menegaskan bahwa forum yang mereka ikuti adalah gerakan independen untuk ekosistem media digital.
Jakarta: Istilah homeless media mendadak menjadi sorotan publik setelah Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyatakan rencana untuk merangkul entitas ini sebagai mitra strategis pemerintah. Namun, langkah ini memicu diskusi hangat mengenai definisi, peran, hingga independensi media-media tersebut.

Apa Itu Homeless Media?

Istilah homeless media pertama kali diperkenalkan oleh Eddward Samadyo Kennedy pada tahun 2017. Secara harfiah, "homeless" berarti tidak memiliki rumah. Dalam konteks industri media, istilah ini merujuk pada media yang beroperasi sepenuhnya di platform pihak ketiga (Instagram, TikTok, Twitter/X) tanpa memiliki domain atau situs web mandiri sebagai pusat informasi. Produksi dan distribusi informasi bertumpu pada kecepatan media sosial, sering kali tanpa struktur kelembagaan pers konvensional yang kaku. Menurut penelitian Geger Riyanto (Remotivi), kekuatan media ini terletak pada kecepatan penyebaran, kedekatan (proximity) dengan audiens komunitas, dan sifatnya yang sangat partisipatif.

Transformasi Menjadi "New Media"

Dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026, Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa Bakom kini bermitra dengan para pelaku homeless media yang tergabung dalam New Media Forum. Menurutnya, media-media ini sedang bertransformasi menjadi entitas "New Media" untuk meningkatkan kualitas produk informasi agar setara dengan media konvensional.
 
Beberapa nama populer yang disebut masuk dalam daftar mitra Bakom antara lain:
  • Gaya Hidup & Informasi: Folkative, USS Feed, Indozone, Creativox, Dagelan.
  • Edukasi & Isu Sosial: Kok Bisa?, Menjadi Manusia, GNFI, Big Alpha, Ngomongin Uang.
  • Komunitas & Spesifik: Bapak-Bapak ID, Kawan Hawa, Pandemic Talks, Muslimvlog.

Bantahan dan Klarifikasi Independensi

Pasca pernyataan Bakom, sejumlah media yang disebutkan memberikan klarifikasi tegas. Melalui akun media sosial resmi mereka pada Kamis, 7 Mei 2026, pihak seperti Big Alpha dan Pandemic Talks membantah telah "direkrut" oleh pemerintah.
Berikut poin-poin pernyataan sikap mereka:
  1. Indonesia New Media Forum (INMF): Forum ini ditegaskan sebagai wadah independen yang diinisiasi oleh pelaku media baru pada Juli 2025 untuk kolaborasi dan advokasi ekosistem digital yang sehat.
  2. Bantahan Rekrutmen: Media-media tersebut menegaskan bahwa mereka tidak direkrut oleh Bakom untuk menjadi mitra pelaksana program-program pemerintah.
  3. Independensi Redaksi: Klarifikasi ini muncul untuk menjaga kepercayaan audiens terhadap kredibilitas dan transparansi konten yang mereka hasilkan tanpa intervensi pihak luar.
Fenomena homeless media membuktikan bahwa cara masyarakat mengonsumsi informasi telah bergeser secara radikal. Namun, polemik kemitraan dengan pemerintah ini menjadi pengingat bahwa di era digital sekalipun, garis antara kolaborasi informasi dan independensi redaksi tetap harus dijaga dengan transparan.
 
(Fany Wirda Putri)

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>