Uniqlo The Heart of LifeWear. Foto: Uniqlo
Uniqlo The Heart of LifeWear. Foto: Uniqlo

UNIQLO Donasikan Lebih dari Satu Juta Item HEATTECH pada 2025

Fatha Annisa • 16 Maret 2026 13:49
Ringkasnya gini..
  • UNIQLO meluncurkan inisiatif “The Heart of LifeWear” dengan mendonasikan lebih dari satu juta pakaian HEATTECH kepada pengungsi hingga korban bencana.
  • Program ini dijalankan bersama mitra seperti UNHCR dan berbagai organisasi internasional.
  • Melalui inisiatif ini, UNIQLO menegaskan komitmennya menghadirkan kontribusi sosial global dan membantu masyarakat menjalani hidup yang lebih layak.
Jakarta: UNIQLO meluncurkan inisiatif “The Heart of LifeWear“ pada musim dingin 2024, dengan mendonasikan satu juta pakaian termal HEATTECH kepada para pengungsi, anak-anak, hingga korban bencana. Pada 2025, Uniqlo kembali menyalurkan tambahan donasi sebanyak satu juta item pakaian.
 
Koji Yanai, Senior Group Executive Officer Fast Retailing Co. Ltd, perusahaan induk UNIQLO, mengungkapkan inisiatif ini merupakan kolaborasi bersama UNHCR, Badan Pengungsi PBB, LSM Internasional, Toray Industries, hingga para mitra bisnis.
 
“Dengan dukungan semua pihak, kami akan terus menghadirkan lebih banyak produk UNIQLO LifeWear kepada masyarakat di seluruh dunia yang membutuhkan pakaian, serta menjalankan kegiatan yang mendukung martabat manusia dan kemampuan mereka untuk menjalani kehidupan,” ujar Koji Yanai.
 
Baca juga: 4 Baju Koko UNIQLO yang Stylish untuk Lebaran 2026, Simpel tapi Tetap Keren!

 

Total 100.000 Pakaian Didonasikan ke Panti Anak di Jepang dan Wilayah Terdampak Gempa Semenanjung Noto Pada musim Fall/Winter 2025 

UNIQLO mendonasikan total 100.000 produk HEATTECH di seluruh Jepang kepada panti anak, anak-anak yang hidup dengan penyakit beserta keluarga mereka, korban bencana, serta penyandang disabilitas.
 
Kemudian pada 12 Oktober, program JFA UNIQLO Soccer Kids di Ishikawa (Noto) diselenggarakan di lapangan olahraga Japan Aviation High School di wilayah yang terdampak gempa Noto 2024.
 
Pada 6 Desember, para oyakata dan pegulat sumo dari Prefektur Ishikawa, termasuk Kitajin-oyakata—kepala stable sekaligus mantan pegulat sumo yang baru pensiun dari Anamizu—mengunjungi Kota Nomi di Ishikawa, tempat banyak pengungsi dari Gempa Semenanjung Noto 2024 kini tinggal, untuk menyerahkan langsung HEATTECH.
 
Selain itu, melanjutkan kegiatan sejak 2024, Global Brand Ambassador UNIQLO Shingo Kunieda, Kei Nishikori, dan Ayumu Hirano juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di Jepang dengan mengunjungi panti anak dan fasilitas kesejahteraan sosial, membagikan hadiah serta mendonasikan HEATTECH guna menghangatkan hati masyarakat.
 
 
Baca juga: Uniqlo Hadirkan 3 Desain Baru PEACE FOR ALL, Tersedia Mulai April

 

Bekerja Sama dengan UNHCR, 500.000 Pakaian Didonasikan Kepada Warga Suriah yang Kembali dan Menghadapi Cuaca Dingin Ekstrem 

UNIQLO, atas permintaan UNHCR, mendonasikan 500.000 item HEATTECH kepada para pengungsi yang kembali ke Suriah. Menurut UNHCR, sekitar 1,35 juta pengungsi telah kembali ke Suriah, terutama dari negara-negara tetangga.
 
Melalui UNHCR, UNIQLO telah menyalurkan 500.000 item HEATTECH dengan tujuan berkontribusi pada kehidupan yang aman dan bermartabat bagi para pengungsi yang kembali tersebut.
 
UNIQLO juga mendistribusikan lebih dari 500.000 item untuk berbagai proyek di seluruh dunia guna membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk korban bencana, tunawisma, masyarakat kurang mampu, serta anak-anak dalam situasi sosial yang kurang beruntung.
 
Sementara itu, inisiatif The Heart of LifeWear lahir dari pertanyaan UNIQLO tentang “apa yang membuat hidup lebih baik” serta komitmen di momen 40 tahun brand untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui LifeWear.
 
Sejak itu, setiap tahun UNIQLO mendonasikan lebih dari satu juta produk HEATTECH, AIRism, dan berbagai produk lainnya kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh dunia.
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>