Perkuat Nilai Keberagaman

UGM Larang Kegiatan Kampus yang Mudah Disusupi Radikalisme

Ahmad Mustaqim 15 Mei 2018 16:55 WIB
Teror Bom di Surabaya
UGM Larang Kegiatan Kampus yang Mudah Disusupi Radikalisme
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan UGM, Djagal Wiseso. foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Sleman:   Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta terus membuat terobosan kebijakan untuk menangkal berkembangnya paham radikalisme di lingkungan kampus.  Salah satunya dengan memberikan materi berwawasan kebangsaan kepada mahasiswa baru (maba) dan melarang segala macam kegiatan yang rawan disusupi paham radikalisme.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Kemahasiswaan UGM,  Djagal Wiseso mengatakan, UGM tengah berupaya menciptakan kegiatan akademik maupun non-akademik yang bisa memperkuat nilai-nilai keberagaman dan kebangsaan. Langkah itu diambil dengan melibatkan mahasiswa hingga dosen.

"Kami melarang segala bentuk kegiatan di UGM yang memberi peluang tumbuhnya paham dan gerakan radikal, serta hal-hal yang bertentangan dengan konstitusi," tutur Djagal di Balairung UGM, Selasa, 14 Mei 2018.


Sedangkan terkait pemberian materi bermuatan kebangsaan itu sebagai upaya dini menangkis paham radikalisme di perguruan tinggi. "Materi ini diberikan di kelas maupun saat penerimaan mahasiswa baru," kata Djagal.

Selain menangkal radikalisme, menurut dia, hal itu juga untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air. Jika sudah tumbuh, rasa cinta Tanah Air juga harus bisa diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengungkapkan, UGM juga memiliki buku kuliah panduan perkuliahan yang berisi ajaran nilai-nilai toleransi dan keberagaman. Termasuk keberagamaan dalam kehidupan beragama.

Dengan begitu, kata dia, pesan yang hendak disampaikan yakni agama tidak boleh menjadi tunggangan untuk kepentingan negatif. "Kami kira perlu dikembangkan nilai pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai toleransi, keberagamaan dan komitmen keindonesiaan," ujarnya.





 



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id