Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Putri Pedangdut Imam S Arifin Gelapkan Belasan Motor, Pakai Modus Ini

Muhammad Syahrul Ramadhan • 30 September 2022 09:27
Jakarta: Polisi menangkap putri pedangdut almarhum Imam S Arifin, berinisial RDA. RDA ditangkap  karena mencuri belasan motor milik warga.
 
“Yang bersangkutan merupakan tersangka utama,” kata Kapolsek Metro Taman Sari AKBP Rohman Yonky Dilatha seperti dilansir dari Antara, Jumat, 30 September 2022.
 
Aksi pencurian dan penggelapan motor dilakukan RDA selama setahun kebelakang. Yonky menyebutkan total pihaknya menerimanya 17 laporan pencurian motor yang dilakukan RDA. Ke-17 laporan pencurian motor itu berasal dari wilayah Taman Sari Jakarta Barat hingga Gambir Jakarta Pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dia sudah melakukan hal tersebut sejak 2021 hingga beberapa bulan lalu. Sudah hampir satu tahun," jelas Yonky.

RDA pakai modus ini

Dalam menjalankan aksinya, RDA menggunakan modus minta tolong diantar ke suatu tempat. Setelah sampai di tempat yang dituju, ia meminjam motor korban dengan dalih ada barangnya yang ketinggalan. Saat itu RDA langsung membawa kabur motor yang dia pinjam tersebut.
 
Yonky mengungkapkan motif RDA melakukan pencurian dan penggelapan motor ini untuk membeli narkoba. Diketahui saat dites urin RDA positif amfetamin.
 
“Uangnya diduga dipakai untuk konsumsi sabu karena saat kita tes dia positif amfetamin," ungkapnya.
 
"Kita juga akan telusuri aliran pembelian sabu yang bersangkutan dari mana," sambung Yonky.
 
 
Baca juga: Dorong Motor Curian Depan Pos Polisi, Sejoli Asal Gresik Diciduk
 

Motor hasil curian dijual seharga Rp3 juta

Lebih lanjut Yonky mengungkapkan motor hasil curian tersebut dijual ke penadan dengan harga Rp2,5 juta hingga Rp3 juta per unit. Aksi pencurian itu pun berakhir ketika polisi menangkap RDA di rumahnya pada Rabu, 28 September 2022.
 
Tersangka dapat terjerat Pasal 372 dan atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara, sementara untuk penadahnya Pasal 480 KUHP tentang penadah, juga dengan ancaman empat tahun penjara juga.
 

 
 
 
(RUL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif