Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

PPKM Indonesia Diperpanjang Lagi Sebulan, Semua Wilayah Level 1

Arga sumantri • 04 Oktober 2022 07:43
Jakarta: Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Indonesia. Perpanjangan mulai berlaku 4 Oktober sampai 7 November 2022.
 
"Selama PPKM satu bulan ke depan, seluruh kabupaten/kota di Jawa-Bali maupun Luar Jawa Bali berada pada Level 1," ujar Dirjen Bina Bina Administrasi Kewilayahan  Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA, melalui keterangan tertulis, Selasa, 4 Oktober 2022.
 
Kebijakan ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 45 tahun 2022 dan Inmendagri 46 tahun 2022 yang diteken Mendagri Tito Karnavian pada 3 Oktober 2022. Safrizal ZA menyatakan salah satu alasan PPKM masih diperpanjang karena masih rendahnya capaian vaksinasi covid-19 dosis ketiga atau booster

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Safrizal mengimbau masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster agar segera melakukan vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat guna meningkatkan kekebalan atau antibodi tubuh terhadap paparan covid-19.
 
Safrizal memerinci total capaian vaksinasi dosis satu 204. 618.410 orang (87,2 persen) per 3 Oktober 2022. Sementara, vaksin dosis kedua 171.229.832 orang (72,97 persen), dan dosis ketiga/booster baru 63.703.003 orang (27.15 persen).
 
"Dari total sasaran 234.666.020 Orang. Inilah masalah yang kita hadapi sehingga pemerintah tetap melakukan perpanjangan PPKM," ujar dia.
 

Baca: Bertambah, 66,37% Anak Terproteksi Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap


Ia mengatakan meskipun seluruh daerah berada pada Level 1, kewaspadaan dalam pengawasan dan pengendalian covid-19 mulai dari Level desa/kelurahan sampai tingkat kabupaten/kota tetap harus dilakukan. Supaya kesiapsiagaan menjaga aktivitas yang aman tetap bisa terjaga. 
 
"PPKM adalah salah satu bentuk kesiapsiagaan dan kewaspadaan itu," ungkap dia.
 
Ia mengungkapkan penentuan level kabupaten/kota tetap berpedoman pada Indikator Transmisi Komunitas pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 yang ditetapkan Menteri Kesehatan. Serta, pertimbangan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
 
Safrizal mengatakan kasus covid-19 sudah terkendali dalam beberapa bulan terakhir, namun kondisi itu juga dibarengi dengan aktivitas masyarakat yang mulai normal seperti sebelum pandemi. Ia mengingatkan bahwa kenaikan kasus dapat terjadi kapan saja.
 
"Kami terus menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan di daerah baik dari Pemerintah, Forkompimda, TNI/Polri, ataupun pra pemangku kepentingan lainnya untuk terus menjalin kerjasama baik dalam penegakan protokol kesehatan  untuk menjaga kondisi pandemi yang semakin membaik," ujar Safrizal.
 
Safrizal meminta para kepala daerah untuk terus melakukan dukungan percepatan pelaksanaan booster, penggunaan PeduliLindungi saat memasuki tempat tempat umum secara proaktif, terfokus, dan terkoordinasi serta tetap menjaga prokes pada tempat tempat tertentu sebagai wujud pencegahan.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif