medcom.id, Jakarta: Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad masih berada dalam kondisi kritis di General Hospital Singapura, Senin (18/5/2015). Dia masih terbaring lemah di atas ranjangnya.
"Keadaan memang memburuk dan keluarga saat ini ada di samping beliau" kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia Arrmanatha Nasir kepada Metrotvnews.com, Senin malam.
Hal serupa juga dituturkan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI/BHI) Kemlu Lalu Muhammad Iqbal. Kondisi Burhan, kata Iqbal, kian naik-turun.
"Memang sejak saya bawa dari Pakistan, akibat burn 70%, kondisi beliau up and down," papar Iqbal.
Iqbal memastikan, Burhan sedang dalam penanganan dokter di General Hospital Singapura. Dia berharap, Dubes Burhan dapat melalui tahap kritis ini.
"Pak Dubes Burhan sampai saat ini masih hidup. Kita bersama tim dokter terus mengupayakan penanganan yang terbaik. Adik beliau, Dubes Chilman dan dua putra beliau ada di Singapura untuk tetap memberikan dukungan moril," pungkas dia.
medcom.id, Jakarta: Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad masih berada dalam kondisi kritis di General Hospital Singapura, Senin (18/5/2015). Dia masih terbaring lemah di atas ranjangnya.
"Keadaan memang memburuk dan keluarga saat ini ada di samping beliau" kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia Arrmanatha Nasir kepada
Metrotvnews.com, Senin malam.
Hal serupa juga dituturkan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI/BHI) Kemlu Lalu Muhammad Iqbal. Kondisi Burhan, kata Iqbal, kian naik-turun.
"Memang sejak saya bawa dari Pakistan, akibat
burn 70%, kondisi beliau
up and down," papar Iqbal.
Iqbal memastikan, Burhan sedang dalam penanganan dokter di General Hospital Singapura. Dia berharap, Dubes Burhan dapat melalui tahap kritis ini.
"Pak Dubes Burhan sampai saat ini masih hidup. Kita bersama tim dokter terus mengupayakan penanganan yang terbaik. Adik beliau, Dubes Chilman dan dua putra beliau ada di Singapura untuk tetap memberikan dukungan moril," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)