Penanaman bibit bakau di Cilacap. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin
Penanaman bibit bakau di Cilacap. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin

300 Ribu Bibit Bakau Ditanam di 74 Titik

Nasional hut tni
Husen Miftahudin • 10 Oktober 2019 01:47
Jakarta: PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 TNI dengan melakukan penanaman bibit bakau (mangrove) di sejumlah titik satuan TNI. Pelindo III menanam 51.900 bibit bakau di Cilacap, Semarang, Benoa, Kupang, Lembar, Tanjung Wangi, dan Maumere.
 
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pelindo III dengan TNI. Di hari jadinya, TNI melakukan penanaman 300.074 mangrove secara serentak di 74 titik satuan TNI dari Sabang sampai Merauke.
 
"Penanaman mangrove bersama TNI di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke merupakan peran nyata TNI bersama Pelindo III dalam menjaga ekosistem hutan mangrove di wilayah kerjanya," kata Direktur Sumber Daya Manusia Pelindo III, Toto Heliyanto dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Komandan Koarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto menuturkan kegiatan tanam mangrove merupakan langkah TNI bersama BUMN Kepelabuhanan untuk melestarikan lingkungan terutama di sekitar laut dan pantai.
 
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak yang hadir dalam acara tersebut menambahkan provinsinya memiliki 18.500 hektare hutan mangrove. Namun 45 persen di antaranya rusak akibat penjarahan liar.
 
Selain itu, lanjut Emil, kerusakan hutan mangrove di wilayah Jawa Timur disebabkan adanya perubahan kawasan hutan menjadi pemukiman, industri dan tambak, illegal logging, hama/penyakit, pencemaran, dan praktek budidaya yang tidak berkelanjutan. Akibatnya, luas hutan mengrove di Jawa Timur terus menyusut.
 
Di lokasi terpisah, Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan dukungannya terhadap penanaman bibit mangrove. "Saya sangat mendukung program penghijauan semacam ini, karena pembangunan di Pelabuhan Benoa pasti didukung jika turut memperhatikan kelestaraian lingkungan alam," ujar Koster.
 
Keberadaan hutan mangrove berperan strategis dalam menjaga garis pantai tetap stabil. Mengingat, kehadiran populasi pohon dan semak yang ada pada hutan mangrove tersebut dapat melindungi tepian pantai dari terjangan ombak langsung yang berpotensi menghantam dan merusak bibir pantai.
 
Selain itu, peran penting hutan mangrove lainnya yakni melindungi pantai dan tebing sungai dari kerusakan, seperti erosi dan abrasi.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif