Ilustrasi--Pengunjung melihat koleksi Museum Pusaka Nias, di Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara. (Foto: ANTARA/Irsan Mulyadi)
Ilustrasi--Pengunjung melihat koleksi Museum Pusaka Nias, di Gunungsitoli, Nias, Sumatera Utara. (Foto: ANTARA/Irsan Mulyadi)

Standar Keamanan Museum Jadi Perhatian Pemerintah

Nasional budaya museum
18 Januari 2018 13:07
Jakarta: Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan standarisasi terhadap 100 museum pada 2017 dari total 400 museum di Indonesia. Hal ini sesuai dengan amanat PP Nomor 66 Tahun 2015
 
Kasubdit Permuseuman Ditjen Kebudayaan Sri Patmiarsi Retnaningtyas mengatakan program standarisasi museum di antaranya dilakukan dengan menilai kelaikan bangunan dan status tanah tempat bangunan museum didirikan.
 
"Hasilnya, hanya 20 persen dari 100 museum yang ideal dan memenuhi standar," katanya, dalam Selamat Pagi Indonesia, Kamis 18 Januari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain menilai kelaikan bangunan dan status kepemilikan tanah, standarisasi juga dilakukan dengan penilaian sumber daya manusia atau pengelola termasuk juga pola perawatan dan penyimpanan barang koleksi museum.
 
Sri mengatakan aspek kelaikan bangunan dan perlakuan terhadap barang koleksi pada dasarnya sudah memenuhi standar, namun yang menjadi catatan pemerintah adalah sebagian besar museum tersebut lemah dari sisi keamanan.
 
"Secara umum nilainya C. Seharusnya gedung punya alarm tapi ini tidak. Padahal alarm itu penanda kalau ada sesuatu yang terjadi di museum, ini yang kurang perhatian," katanya.
 
Sri menyebut standarisasi museum akan terus dilakukan terhadap seluruh museum di Indonesia. Khusus di 2018, pemerintah mencanangkan akan melakukan standarisasi terhadap 180 museum.
 
Selain ingin meningkatkan potensi museum, pemerintah kata Sri, ingin mendorong pemerintah daerah maupun museum milik masyarakat untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan. Di samping standarisasi, pemerintah juga memberikan dana revitalisasi untuk museum milik pemerintah daerah agar dikelola dengan baik.
 
Sampai saat ini, sudah ada 86 museum yang diberikan dana bantuan revitalisasi. Revitalisasi museum dilakukan dengan perbaikan manajemen, pencitraan, jejaring, termasuk bentuk fisik.
 
Dukungan terhadap fisik di antaranya perubahan tata pamer dari yang sebelumnya bersifat formal menjadi lebih santai. Hal ini agar menjadi daya tarik bagi pengunjung bahwa museum pemerintah daerah tak kalah dengan museum-museum nasional.
 
"Jadi kita membantu pemda untuk komitmen terhadap museumnya. Kita enggak sekadar memberikan dana tetapi pemda pun juga harus termotivasi dengan dukungan pemerintah pusat," jelasnya.
 

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif