100 anak ikuti sunat massal yang digelar FKUB dan Kesbangpol Mimika. ist
100 anak ikuti sunat massal yang digelar FKUB dan Kesbangpol Mimika. ist

Sunat Massal Lintas Agama di Mimika, FKUB dan Kesbangpol Peringati Hari Lahir Pancasila

Adri Prima • 01 Juni 2026 17:48
Ringkasnya gini..
  • Sebanyak 100 anak dari keluarga Islam, Kristen, dan Katolik mengikuti sunat massal gratis sebagai bagian peringatan Hari Lahir Pancasila.
  • Kegiatan ini juga diisi edukasi kebangsaan bagi orang tua yang mendampingi untuk memperkuat nilai persatuan, toleransi, dan keberagaman.
  • Kolaborasi FKUB dan Kesbangpol menjadi upaya memperkuat harmoni antarumat beragama serta membangun kehidupan masyarakat yang damai dan toleran.
Timika: Momentum Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, dimanfaatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mimika untuk memperkuat nilai persatuan melalui kegiatan “Sunat Massal dan Wawasan Kebangsaan Bina Kerukunan”.
 
Kegiatan sosial ini menjadi simbol nyata upaya membangun harmoni di tengah masyarakat Mimika yang majemuk dari sisi suku, agama, dan budaya.
 
Sebanyak 100 anak dari keluarga beragama Islam, Kristen, dan Katolik mengikuti sunat massal yang digelar secara gratis dengan metode laser. Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya hidup berdampingan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga, Persatuan Indonesia.

Kepala Badan Kesbangpol Mimika, Ronny S. Marjen, S.STP., M.H., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pembinaan kerukunan yang telah dijalankan bersama FKUB.

Baca Juga :

Warga Nduga Papua Dapat Makanan Bergizi dan Obat-obatan

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen menjadikan daerah tersebut sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun budaya, sehingga tercipta kehidupan yang aman, nyaman, dan penuh toleransi.
 
Selain sunat massal, kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi wawasan kebangsaan kepada 100 orang tua yang mendampingi anak-anak mereka. Edukasi tersebut bertujuan memperkuat nilai persatuan dan keberagaman di lingkungan keluarga sebagai fondasi utama dalam menjaga kerukunan masyarakat.
 
Ketua FKUB Mimika, Dr. Jeffrey C. Hutagalung, M.Phil., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar bakti sosial, tetapi juga pembelajaran tentang makna hidup bersama dalam harmoni dan semangat kebangsaan.
 
Melalui kolaborasi antara FKUB dan Kesbangpol, Mimika kembali menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan pemersatu. Kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan nilai toleransi sejak dini sekaligus memperkuat peran keluarga, tokoh agama, dan pemerintah dalam menjaga kerukunan demi terwujudnya Mimika yang damai, maju, dan sejahtera.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>