Asep Sunandar Sunarya/Antara/Agus Bebeng
Asep Sunandar Sunarya/Antara/Agus Bebeng

Asep Sunandar, Dalang Kreatif dan Ulet

31 Maret 2014 19:26
medcom.id, Bandung: Asep Sunandar Sunarya dikenal sebagai dalang wayang golek yang kreatif dan ulet sehingga mampu menjadi dalang legendaris di Tanah Pasundan.
 
Hal itu diungkapkan Ketua Pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Jabar, Asep  Hudaya, Senin (31/3). Almarhum dikenal ulet, sehingga namanya kian  populer. "Sudah sejak lama, almarhum dikenal sebagai legendaris wayang  golek," ujar Asep.
 
`Si Cepot`, demikian julukan Asep Sunandar, meninggal dunia, Senin (31/3), sekitar pukul 14.20  WIB, di Rumah Sakit (RS) Al Ikhsan, Kabupaten Bandung, akibat serangan jantung.

Lelaki, yang dikenal sebagai dalang legendaris, sekaligus maestro wayang  golek khas Sunda lahir tanggal 3 September 1955 itu meninggalkan  sembilan anak hasil lima kali perkawinannya.
 

Almarhum rencananya akan dimakamkan di tempat pemakaman keluarga di  Kampung dan Desa Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung,  sekitar 25 kilometer dari Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar).
 
Sebelum dikenal, Asep sempat meraih juara dalang panilih I Jawa Barat  pada 1977, dan 1982. Kemudian, tahun 1985, pria yang yang dikenal humoris itu, menyebet juara umum dalang tingkat Jabar, dan memboyong penghargaan  tertinggi Bokor Kencana.
 
Menurut rekan dekatnya dalang Asep Taruna, sejak kecil Asep sudah  berambisi menjadi dalang, Setamat SMP, ia sudah mengikuti pendidikan pedalangan di RRI Bandung. Dan, mendapat sebagai dalang super bakat.
Padahal, lanjutnya, ayahnya merupakan dalang terkemuka, ia sempat  berguru pada Cecep Supriadi, dalang asal Karawang. Sehingga dalam mendalang, almarhum selalu menarik perhatian, dan decak kagum penonton  dari berbagai kalangan.
 
"Saya sebagai pengagumnya, sekaligus murid almarhum merasa kehilangan,  sekaligus bangga telah mengenal almarhum sejak puluhan tahun," ujar  Taruna yang sering tampil bersama almarhum, di antaranya menjadi istri  `si Cepot`.
 
Hal senada diungkapkan Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Ganjar  Kurnia. "Almarhum merupakan sosok  tidak hanya legendaris, almarhum  sebagai maestro karena kretivitasnya dalam mengembangkan wayang golek ke  kancah internasional," tuturnya. (Eriez M Rizal)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AGT)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>