Penodongan. Ilustrasi: MI.
Penodongan. Ilustrasi: MI.

Penjambret Bermodus Tawuran Diringkus di Tambora

Nasional kriminalitas jalanan kejahatan
Siti Yona Hukmana • 29 Maret 2019 14:32
Jakarta: Unit Reskrim Polsek Tambora menangkap UP, 26, penjambret yang beraksi di Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Dalam aksinya, pelaku menuding korban ikut tawuran.
 
Penangkapan dilakukan setelah menerima informasi dari masyarakat serta bukti rekaman video CCTV yang viral di media sosial. Video itu menampilkan aksi perampasan dan penodongan di Jalan Al Jihad Raya, RW 06, Jembatan Besi.
 
Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh mengatakan keterangan masyarakat dan bukti CCTV itu didalami polisi. Dari pemeriksaan, polisi menemukan bila dalam peristiwa itu ada tiga orang pelaku.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita masih menangkap satu pelaku yakni UP, 26. Dua pelaku lain masih dalam proses pengejaran. Mereka masuk daftar pencarian orang (DPO)," kata Iver saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 29 Maret 2019.
 
Menurut dia, penjambretan terjadi pada Minggu, 24 Maret 2019, sekira pukul 02.30 WIB. Saat itu, korban sedang berjalan kaki bersama ketiga rekannya.
 
Tiba-tiba, ada tiga pelaku yang menggunakan sepeda motor Yamaha Mio hitam menghentikan korban dan saksi. Salah satu pelaku berpura-pura menuduh kalau korban dan saksi pelaku tawuran.
 
“Korban dan saksi mengelak atas tuduhan tersebut, kemudian salah satu pelaku meminta handphone milik korban dan saksi," beber Iver.
 
Baca: Strategi Polisi Berantas Kejahatan Jalanan di Depok
 
Setelah berhasil mendapatkan ponsel, lanjut Iver, salah satu pelaku merampas uang yang ada pada dompet korban dan saksi. Pelaku mengancam dengan mengeluarkan senjata tajam.
 
"Korban dan saksi takut karena salah satu pelaku ada yang membawa (pedang) samurai. Lalu, pelaku itu mengeluarkan (pedang) samurai dari sarungnya dan mengarahkan kepada pelapor dan saksi sambil memerintahkan agar menunggu di TKP (tempat kejadian perkara)," terang Iver.
 
Atas kejadian itu, korban melapor ke Polsek Tambora. Kemudian, satu dari tiga pelaku berhasil diamankan pada Rabu, 27 Maret 2019.
 
"Pelaku terancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara," pungkas Iver.

 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif