400 Personel Keamanan Berjaga di Bundaran HI

Ilham Pratama Putra 02 Desember 2018 10:44 WIB
car free dayaksi 212
400 Personel Keamanan Berjaga di Bundaran HI
Kepala Sub Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Kasubdit Kamsel) Polda Metro Jaya, Herman Guswandi--Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Jakarta: Jumlah personel pengamanan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) ditingkatkan dua kali lipat. Hal ini karena kegiatan Car Free Day (CFD) bersamaan dengan reuni 212.

"Ini karena adanya korelasi dengan kegiatan 212 di Lapangan Silang Monas," kata Kepala Sub Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Kasubdit Kamsel) Polda Metro Jaya, Herman Guswandi, saat ditemui Medcom.id di Pulsubsektor Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 2 Desember 2018.

Jumlah anggota TNI dan Polisi yang bertugas untuk kawasan Bundaran HI berkisar 400 orang. Tersebar di Bundaran HI hingga Sarinah, Jakarta Pusat.


"Hari ini dari polisi lalu lintas ada 50 anggota. Sabhara ada 200. TNI dan yang lainnya juga ikut membantu. Ya total keseluruhan 400 personel," ucap Herman

Dia memastikan kondisi untuk wilayah HI akan aman dan kondusif sepanjang CFD. "Kita buat pengaman terpadu. Anggota siap. Yang penting untuk CFD tidak ada penyampaian pendapat dimuka umum terkait kampanye," tutup Herman.

Baca: Lokasi CFD Dipenuhi Massa Reuni 212

Sebelumnya, massa aksi reuni 212 tumpah ruah di lokasi CFD atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Sudirman-Thamrin.

Massa aksi berdatangan dari arah timur atau dari bundaran HI. Mereka menggunakan Jalan Sudirman sebagai rute jalan kaki menuju Monas. Mereka berjalan kaki dengan rombongan dan keluarga.  Ada pula yang datang dengan bersepeda.

Ketua Media Center Reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengklaim reuni akbar 212 dihadiri jutaan orang. Peserta reuni akan memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

"Kami perkirakan yang hadir pada hari ini sebanyak tiga juta peserta, sama seperti tahun sebelumnya," ujar Novel seperti dilansir Antara.

Menurut Novel, para peserta dari penjuru daerah sudah berdatangan sehari sebelum berlangsungnya acara. Pihaknya menyediakan posko untuk tempat menginap peserta di sejumlah masjid yang ada di sekitar Monas.

Dia menyatakan aksi reuni sekarang merupakan ajang kebersamaan dan sangat penting dihadiri umat Islam. Hal itu juga berkaitan dengan komitmen umat Islam untuk menjaga Pilpres 2019 yang penuh dengan kedamaian.

Aksi ini juga diklaim sebagai ajang wisata religi yang dapat dihadiri pemeluk agama manapun. Dia memastikan, tidak ada agenda politik dalam aksi ini.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id