Peserta aksi dari sejumlah elemen buruh mengikuti aksi memperingati Hari Buruh di kawasan Patung Kuda Jakarta. (Foto: ANTARA/Wahyu Putro)
Peserta aksi dari sejumlah elemen buruh mengikuti aksi memperingati Hari Buruh di kawasan Patung Kuda Jakarta. (Foto: ANTARA/Wahyu Putro)

Sistem Kerja Buruh Dinilai Berat

Nasional hari buruh
Kautsar Widya Prabowo • 01 Mei 2019 14:06
Jakarta: Presiden Konfrederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbalmenyebut sistem kerja buruh Indonesia berat. Saat ini buruh bekerja delapan jam per hari atau 40 jam per inggu.
 
Said menilai sistem kerja buruh di Indonesia bisa diubah. Bukan tidak mungkin, kata dia, kerja buruh meniru negara-negara maju di Eropa, seperti Jerman. Di negara tersebut buruh berkerja 30 jam per minggu, dengan upah cukup tinggi.
 
"Kalau upah layak, orang tidak akan lembur. Siapa yang mau lembur kalau upah cukup. Kita lembur karena upah murah," ujarnya di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Buruh Minta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Gratis
 
Secara tidak langsung, lanjut dia, kondisi upah yang minim memaksa buruh bekerja lembur. Sebabnya, buruh mendesak pemerintah segera merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.
 
Ia menyakini, jika upah naik dan sistem lembur berkurang akan menciptakan lapangan kerja baru."Yang shift dua, shift tiga orang baru, yang non shift orang lama," imbuhnya.
 
Dengan demikian, jalan satu-satunya untuk menyelesaikan polemik buruh adalah dengan menaikan upah. Jika tidak, buruh dalam sehari bisa bekerja selama 12 jam untuk lembur, karena upah murah.
 
"Kalau lah tetap tidak diturunkan seperti Jerman, upahnya naikkan agar tidak terjadi lembur sehingga terserap tenaga kerja yang baru, tapi upahnya harus diperhatikan," pungkasnya

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif