KRL hantam Metromini di Stasiun Muara Angke,--Foto: MTVN/Arga Sumantri
KRL hantam Metromini di Stasiun Muara Angke,--Foto: MTVN/Arga Sumantri

Kronologi Tabrakan KRL Vs Metromini Versi Saksi Mata

Arga sumantri • 06 Desember 2015 11:26
medcom.id, Jakarta: Sebuah kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dengan Metromini di perlintasan Stasiun Angke, Jakarta Barat, Minggu 6 Desember.
 
Menurut saksi mata, metromini memaksa menerobos palang pintu kereta yang sudah tertutup. Bahkan petugas palang pintu kereta sudah memberi peringatan. Namun, metromini memaksa menerobos sehingga kecelakan tak bisa terelakkan.
 
"Metromini sempat mogok di tengah-tengah rel. Makanya, tertabraknya pas di tengah-tengah perlintasan," ungkap saksi mata, Maman Sulaiam, 41, anggota Koramil setempat, di lokasi kejadian.
 
Dia menceritakan, kejadian kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Saat ditabrak, lanjut Maman, metromini terseret sekitar 200 meter dari palang pintu perlintasan. Bahkan metromini terseret hingga ke Stasiun Muara Angke.

Seperti diketahui, KRL bernomor KA 1528 (Jatinegara-Bogor) menabrak dan menyeret metromini dengan nomor polisi B 7760 FD di perlintasan Tubagus Angke,Jakarta Barat.
 
Kapolsek Tambora Wirdhanto mengatakan, data sementara korban meninggal 13 orang. Korban tewas dievakuasi ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.  Sementara korban selamat dievakuasi ke RS Sumber Waras.
 
Pengguna Twitter sempat mengabarkan dampak kejadian ini. "Hindari Rel kereta Jalan Tubagus Angke, ada Metro Mini tertabrak kereta. Hanya bisa lewat flyover Angke, macet parah," cuit akun twitter dengan nama akun @EddyWilliamTwit.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan