Ilustrasi ibadah umrah dan haji. Foto: Dok. AFP
Ilustrasi ibadah umrah dan haji. Foto: Dok. AFP

Cuaca Ekstrem Saat Ibadah Haji, Kemenkes: Jangan Tunggu Haus

Theofilus Ifan Sucipto • 29 Mei 2022 09:09
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan calon jemaah haji agar selalu terhidrasi selama beribadah di Arab Saudi. Pasalnya, cuaca di Arab Saudi cukup ekstrem.
 
“Harus minum air yang dicampur elektrolit, jangan tunggu haus.” Kata Koordinator Promosi Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bidang Kesehatan Kemenkes Edi Supriyatna dalam keterangan tertulis, Minggu, 29 Mei 2022.
 
Edi mengatakan Arab Saudi tengah mengalami perbedaan suhu ekstrem. Hal itu ditambah kelembapan rendah yang menimbulkan potensi dehidrasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kondisi ini dapat mengarah pada situasi yang lebih parah, yakni heat exhausted bahkan heat stroke,” papar dia.
 
Edi menyebut asupan mineral yang cukup menjadi kunci jemaah haji terhidrasi dengan baik. Elektrolit yang diminum bukan sebagai obat diare melainkan pengganti mineral yang hilang selama beraktivitas.
 
“Jemaah diminta untuk minum air lima hingga enam botol sehari dengan takaran 600 mililiter (ml) air setiap botolnya,” ujar dia.
 
Baca: Ini Pesan Menag untuk Jemaah Haji
 
Selain itu, Edi meminta jemaah menghindari pajanan sinar matahari langsung. Caranya dengan memakai alat pelindung diri (APD) seperti topi dengan bibir yang lebar.
 
“Sehingga kepala bisa terhindar dari sengatan langsung,” jelas dia.
 
Edi juga meminta jemaah menyemprot bagian tubuh yang terpapar sinar matahari secara langsung. Terutama bagian muka dan tangan.
 
“Kemudian gunakan pakaian yang longgar dan mudah menyerap keringat, serta selalu menggunakan alas kaki saat bepergian,” tutur dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif