Begini langkah KLHK antisipasi lonjakan sampah saat mudik. Foto: Dok/Metro TV
Begini langkah KLHK antisipasi lonjakan sampah saat mudik. Foto: Dok/Metro TV

Begini Langkah KLHK Antisipasi Lonjakan Sampah Saat Mudik

Nasional Mudik Lebaran Pariwisata Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
MetroTV • 27 April 2022 03:59
Jakarta: Setelah dua tahun vakum, akhirnya pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya masing-masing. Antusiasme warga Indonesia pada mudik Lebaran 2022 sangat tinggi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI memprediksi ada sekitar 85,5 juta atau setara 31,6 persen penduduk Indonesia melakukan mudik.
 
Lonjakan pemudik juga dibarengi bertambahnya masalah sampah. Perlu diketahui, untuk satu orang menghabiskan 500 gram atau setengah kilogram sampah setiap harinya. Sebab itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI melakukan gerakan Mudik Minim Sampah di seluruh moda transportasi dan titik-titik rest area di jalan tol.
 
"Sehingga dihitung sekitar 30 juta kilogram selama seminggu itu untuk mudik," tutur Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati dalam tayangan Primetime News di Metro TV, Selasa, 26 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam menjalankan kampanye Mudik Minim Sampah, KLHK sudah menyiapkan beberapa antisipasi. Pertama, KLHK mengeluarkan surat edaran kepada kepala daerah seperti gubernur, bupati, dan wali kota untuk mengimbau warganya serta mengawasi dan menangani sampah dengan baik. Penanganan sampah yang baik harus dari hulu ke hilir.
 
“Jadi tidak hanya kumpul, angkut, buang, tetapi hulunya juga diatur,” kata Vivien.
 
Selain berkoordinasi dengan kepala daerah, KLHK juga berkoordinasi dengan beberapa stakeholder sejak sepekan lalu. Stakeholder terkait dengan gerakan ini di antaranya, Kemenhub, pihak Jasa Marga, dan pihak Pertamina.
 
Kemudian, KLHK juga melakukan edukasi terkait pemilahan sampah. Vivien mengatakan, pihaknya akan melakukan pemilahan jika sampah belum terpilah dengan baik.
 
Pemilahan sampah sangat penting karena beberapa sampah yang dapat didaur ulang. Sehingga, Vivien memastikan agar nanti yang terbuang hanya residu.
 
Tempat wisata juga tidak luput dari perhatian KLHK. Mayoritas masyarakat yang melakukan mudik pasti melakukan pelesiran seusai bersilaturahmi. Sehingga, KLHK juga berkoordinasi dengan kepala daerah untuk memastikan pengelolaan sampah.
 
“Moga-moga di seluruh Indonesia, terutama daerah-daerah yang memang mempunyai jalur mudik itu dapat mengantisipasi hal ini (sampah),” ujar Vivien. (Hana Nushratu)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif