Pengamat Politik dan Pertahanan Prof Salim Said - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Pengamat Politik dan Pertahanan Prof Salim Said - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Indonesia Diminta Lebih Gesit Menghadapi Isu Internasional

Fachri Audhia Hafiez • 24 Juni 2018 22:37
Jakarta: Diplomat Indonesia dinilai harus lebih gesit dan berperan penting terhadap isu internasional. Hal ini menyusul terpilihnya Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
 
"Diplomat kita harus pandai-pandai, karena itu akan lebih banyak pada percaturan internasional," kata Pengamat Politik dan Pertahanan, Prof Salim Said, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Minggu, 24 Juni 2018.
 
Menurut Salim, Indonesia harus jeli melihat permasalahan di berbagai negara. Misalnya, konflik Timur Tengah atau Palestina-Israel.

"Bagaimana supaya PBB mainkan peranan kita yang duduk sebagai anggota tidak tetap DK PBB, sebab peran ini bukan untuk masalah domestik," ujar Salim.
 
Baca: Bersandingnya Islam dan Demokrasi Jadi Faktor Terpilihnya RI di DK PBB
 
Namun, lanjut dia beda halnya jika Indonesia yang menghadapi serangan atau konflik. "Kita baru berkoar-koar di PBB," pungkas Salim.
 
Indonesia akhirnya memenangkan pemilihan anggota tidak tetap DK PBB periode 2019-2020. Indonesia mulai menjalankan perannya sebagai anggota tidak tetap pada 1 Januari 2019 mendatang.
 
'A True Partner for World Peace' menjadi sebuah slogan dengan arti kuat bagi Indonesia yang mengajukan diri sebagai anggota tidak tetap DK PBB.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JMS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan