Demonstran di depan Gedung Merah Putih KPK ricuh, Jumat, 13 September 2019. Medcom.id/Juven Martua.
Demonstran di depan Gedung Merah Putih KPK ricuh, Jumat, 13 September 2019. Medcom.id/Juven Martua.

Massa Demo di KPK Kantongi Izin

Nasional kerusuhan revisi uu kpk
Kautsar Widya Prabowo • 13 September 2019 17:47
Jakarta: Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni memastikan demonstrasi berujung ricuh di depan Gedung Merah Putih KPK mengantongi izin. Polisi akan mencari tahu penyebab kerusuhan itu.
 
"Iya sudah (izin) ada, nanti akan kita dalami," ujarnya di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 13 September 2019.
 
Massa diperkirakan berjumlah 300 orang. Ia menyebut massa yang berdemonstrasi berasal dari dari kelompok Aktivis Indonesia, Aliansi Mahasiswa, dan Pemuda Relawan NKRI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bastoni bercerita awalnya unjuk rasa berjalan damai dan aman. Aksi itu berujung ricuh karena massa tak diizinkan bertemu pimpinan KPK.
 
Massa aksi meminta KPK menarik pernyataan pelanggaran etik Irjen Firli Bahuri. Apalagi, Firli telah ditetapkan sebagai Ketua KPK periode 2019-2023.
 
Massa juga mendesak Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan WP KPK meminta maaf kepada Firli terkait tudingan pelanggaran kode etik tersebut. Internal Komisi Antikorupsi diminta mengevaluasi pegawainya.
 
Bentrokan terjadi ketika massa mencoba masuk ke dalam Gedung KPK. Massa ingin menemui pimpinan dan mencopot kain hitam yang menutup logo KPK. Tapi, upaya itu diadang polisi dan pegawai KPK.
 
Sebelum rusuh, perwakilan aparat kepolisian sempat bernegosiasi dengan perwakilan pegawai KPK. Tetapi, pegawai menolak kain hitam dicopot dari logo KPK. Seorang perwakilan massa berhasil mencopot kain itu.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif