Dengan mengetahui jadwal puasa, umat Islam dapat menyegerakan berbuka tepat waktu. Pasalnya, menyegerakan buka puasa saat azan Magrib sudah berkumandang hukumnya sunah muakad (sunah yang dianjurkan).
Informasi sal jadwal buka puasa ini mengacu pada jadwal imsakiyah yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Bimas Kemenag). Berikut jadwal buka puasa hari ini di Makassar:
Imask: 04:43
Subuh: 04:53
Zuhur: 12:16
Asar: 15:18
Magrib (buka puasa): 18:20
Isya: 19:28
| Baca juga: Mengenal Tradisi Maleman di 10 Hari Terakhir Ramadan untuk Meraih Lailatul Qadar |
Doa Buka Puasa
Dalam Islam, setiap hendak melakukan suatu kegiatan harus diawali dengan doa. Adapun doa berbuka puasa adalah sebagai berikut:1. Doa Berbuka dari Riwayat Mu’adz bin Zuhrah
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu
Artinya: "Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka."
2. Doa Berbuka dari Riwayat Abdullah bin ‘Umar
Sahabat Abdullah bin Umar meriwayatkan doa berbuka sebagai berikut:ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah
Artinya: “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah."
| Baca juga: Jangan Terlewat! Ini Jadwal Terakhir Pembayaran Zakat Fitrah yang Sah |
3. Sulaiman Bujairimi dalam Hasyiyah Iqna
Sulaiman Bujairimi dalam Hasyiyah Iqna mencatat doa berbuka yang lebih lengkap, menggabungkan berbagai lafal menjadi satu kesatuan sebagai berikut:اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika 'alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-'uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi'al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu.
Artinya: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News