Yayan, Sopir ambulans Gerindra pembawa batu/ist
Yayan, Sopir ambulans Gerindra pembawa batu/ist

Pengakuan Sopir Ambulans Gerindra Pembawa Batu

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Siti Yona Hukmana • 24 Mei 2019 06:47
Jakarta: Polda Metro Jaya telah mengamankan ambulans berlogo Partai Gerindra beserta sopir dan empat penumpangnya. Sopir bernama Yayan mengaku dirinya diperintahkan ke Jakarta dari Tasikmalaya, Jawa Barat.
 
"Saya Yayan Supir dari Gerindra diperintahkan untuk ke kantor Pusat di Tjokroaminoto. Dari situ saya langsung ke Bawaslu, di situ setelah diperiksa oleh bapak polisi ditemukan batu dan tidak ada alat medis di kendaraan saya," demikian pengakuan Yayan dalam video yang dilihat Medcom.id, Kamis, 23 Mei 2019.
 
Video itu diabadikan oleh Tim Reserse Mobil (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Video diambil saat penyidik melakukan penggeledahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ambulans itu berangkat dari Tasikmalaya, pada Selasa, 21 Mei 2019 pukul 20.00 WIB. Mereka datang ke Jakarta dengan bekal perintah untuk mengantisipasi jika ada korban saat Aksi 22 Mei.
 
"Ada surat tugasnya ini. Ada perintah dari Ketua DPC Partai Gerindra Tasikmalaya (Nandang Suryana), ada juga perintah dari Jakarta untuk mengirimkan ambulans ke Jakarta untuk mendukung kalau ada korban di acara 22 Mei 2019," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
 
Mobil yang disopiri oleh Yayan itu ditumpangi oleh Sekretaris DPC Partai Gerindra Tasikmalaya berinisial I dan Wakil Sekretaris DPC Partai Gerindra Tasikmalaya berinisial O. Sebelum berangkat, mereka dibekali uang operasional Rp1,2 juta. Uang itu untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) dan makan.
 
"Yang memberikan uang operasional itu adalah Ketua DPC Partai Gerindra Tasikmalaya (Nandang Suryana)," ujar Argo.
 
Setiba di Tjokroaminoto, Jakarta Pusat ambulans itu menumpangi dua orang. Mereka berinisial HS dan SGS.
 
"Dua orang itu diketahui simpatisan berasal dari Riau," ujar Argo.
 
Kemudian, beranjak ke depan gedung Bawaslu RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Di lokasi itu, terjadi kerusuhan dengan lempar-lempar batu ke arah aparat kepolisian pada Rabu, 22 Mei 2019 pukul 04.00 WIB.
 
"Saksi melihat batu itu diambil dari mobil ambulans. Tim menyisir dan menemukan mobil itu lalu dibawa ke Polda Metro Jaya," tutur Argo.
 
Para tersangka mengaku tak tahu asal batu tersebut. Saat ini, polisi masih mencari pemasok batu itu.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif