Togean Tarik Wisatawan Lewat Festival Atas Laut

Renatha Swasty 10 Agustus 2018 06:45 WIB
pariwisata
Togean Tarik Wisatawan Lewat Festival Atas Laut
Togean International Oceanic Festival di Lestari Cottage, Pulau Malenge, Kabupaten Tojo Una-una, Togean, Sulawesi Tengah, Kamis, 9 Agustus 2018. Foto: Medcom.id/Renatha Swasty
Togean: Promosi pariwisata terus digencarkan pemerintah untuk menembus 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019 ke Indonesia. Upaya ini, tak cuma dilakukan oleh pemerintah pusat tapi juga pemerintah daerah. 

Untuk lebih mengenalkan dan meningkatkan wisatawan ke Togean, Sulawesi Tengah, pemerintah daerah menggelar Togean International Oceanic Festival. Acara ini digelar berbeda untuk menarik lebih banyak wisatawan. 

Jika festival biasa diadakan di darat, kali ini, panitia menawarkan sesuatu yang baru dengan mengadakan festival di atas laut.  "Jadi kita berharap keunikan itu ada daya tarik tersendiri dan itu bisa memicu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara, lokal, regional nasional," kata Wakil Bupati Tojo Una-una Admin AS Lasimpala di Lestari Cottage, Pulau Malenge, Kabupaten Tojo Una-una, Togean, Sulawesi Tengah, Kamis, 9 Agustus 2018.


Panitia sengaja membangun panggung di atas laut di sekitar jembatan Pulau Papan. Begitu pula para tamu undangan sengaja ditempatkan di atas laut. 

Acara makin meriah sebab penduduk yang berada di sekitar Pulau Papan, Malenge dan Kadoda datang menyaksikan acara pembukaan menggunakan kapal mereka masing-masing. Tamu tak cuma berasal dari masyarakat sekitar tapi juga wisatawan mancanegara yang tengah berlibur di sana. 

Untuk memeriahkan festival, panitia turut menyuguhkan sejumlah acara. Salah satunya melombakan kegiatan khas masyarakat suku Bajo seperti lomba tombak ikan, hias layang-layang untuk anak-anak hingga demo memasak untuk wisatawan mancanegara. 

Panitia juga mengundang sejumlah musisi dalam dan luar negeri seperti Nita Aartsen, INO Ensamble hingga Chris Berry.  Admin menyebut, cara-cara unik ini sengaja ditempuh untuk mencapai target wisatawan yang datang ke Togean. Pihaknya menargetkan 25 ribu wisatawan datang ke wilayah Teluk Tomini itu pada 2018.

Tahun lalu wisawatan yang datang mencapai 12 ribu orang. Angka ini naik sejak tahun 2003 yang mencapai 10.000 orang.  "Harapan kita 25 ribu itu bisa tercapai," imbuh dia.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gede Pitana menyambut baik festival tersebut. Dia bilang, salah satu cara untuk mempromosikan daerah adalah dengan festival. 

Hal ini, kata dia, sudah terbukti di Banyuwangi dan Jember. Dua daerah itu sebelumnya tak pernah masuk dalam daftar pariwisata, tapi, lantaran mengadakan festival, kedua daerah itu menjadi tempat wisata yang dicari.

"Berbasis pengalaman emperis tadi itu, salah satu cara mempromosikan Togean ini adalah dengan festival yang teratur, konsisten tiap tahun. Bila perlu beberapa festival tidak hanya satu festival," paparnya.



(DMR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id