Warga tak Setuju CFD Diisi Kampanye Politik
Masyarakat memanfaatkan CFD untuk berolahraga - Medcom.id/Annisa Ayu Artanti.
Jakarta: Sejumlah pengunjung area car free day (CFD) di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, tak setuju hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) dijadikan tempat berpolitik. Acara mingguan itu diharapkan kembali ke fungsinya sebagai sarana olahraga warga. 

"Kalau kami terganggu karena bukan tempatnya," ucap salah seorang warga M. Rezza Shidqi kepada Medcom.id, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu, 6 Mei 2018.

Rezza sejatinya tak masalah CFD diisi dengan berbagai macam kegiatan. Asalkan, kegiatan itu berupa kegiatan sosial yang mengajak masyarakat untuk melakukan hal-hal positif. 


"Kalau kampanye baiknya kampanye sosial seperti setop bullying, bagaimana meningkatkan pendidikan, kesehatan itu lebih baik dari pada kepentingan golongan tertentu," tutur Rezza.

Senada, Tito, 22, mengaku tak lagi bisa leluasa berolahraga dengan adanya kegiatan-kegiatan berbau politik. Ia berharap Pemprov DKI menertibkan kegiatan-kegiatan semacam itu. 

"Terlebih kasus #2019GantiPresiden kemarin itu benar-benar mengganggu," ucap Tito.

(Baca juga: Simpatisan Berkaus #2019GantiPresiden Diadang Masuk Area CFD)

Dia bilang, seharusnya, masyarakat sadar dan mengikuti peraturan daerah yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta. Dalam Pergub Nomor 12 Tahun 2016 tentang HBKB disebutkan tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik dan SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut. 

"CFD ini harus digunakan untuk acara olahraga dan kesenian. Bukan ajang adu politik," tegas Tito.

Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan aksi intimidasi massa viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik itu, tampak sekelompok orang yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden mengintimidasi orang-orang yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja. 

Dalam salah satu cuplikan, kelompok tersebut menuding salah satu pria yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja sebagai orang bayaran. Sejumlah orang  yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden terus menyoraki pria itu sambil melambaikan sejumlah uang. Padahal, pria yang ditanya tersebut sudah mengaku tak dibayar.

Selain itu, dalam video tersebut juga terekam massa yang mengintimidasi seorang ibu yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja bersama anaknya. Anak tersebut sempat ketakutan dan menangis lantaran disoraki sejumlah orang. Keduanya kemudian diamankan oleh warga lain. 






(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id