KH. Salahudin Wahid (Gus Solah). Foto: Antara/Syaiful Arif
KH. Salahudin Wahid (Gus Solah). Foto: Antara/Syaiful Arif

Gus Sholah Akan Dimakamkan di Tebuireng

Nasional obituari
Fachri Audhia Hafiez, Candra Yuri Nuralam • 02 Februari 2020 22:19
Jakarta: Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Salahuddin Wahid (Gus Sholah) akan dimakamkan di Kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Jenazah Gus Sholah rencananya dibawa dari rumah duka di Jalan Kapten Tendean No 2 C, Jakarta Selatan, menuju Ponpes Tebuireng pada Senin, 3 Februari 2020 siang.
 
"Kita berangkat keluarga Subuh, tapi pemakaman biasanya tiga jam sebelum pesawat berangkat sudah di sana," kata adik Gus Sholah, Lily Wahid, kepada Medcom.id, Minggu 2 Februari 2020.
 
Lily mengatakan pihak keluarga masih membicarakan skema pemberangkatan jenazah Gus Sholah. Termasuk, waktu pemberangkatan pesawatnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kita perkirakan pesawatnya jam 08.00 WIB atau jam 09.00 WIB, itu baru perkiraan saja ya," ucap dia.
 
Setibanya di Tebuireng, jenazah Gus Sholah akan langsung dikebumikan. Makam Gus Sholah tepat di depan rumahnya yang berada di Kompleks Ponpes Tebuireng.
 
"Diterbangkan langsung ke pesantren, rumah dukanya langsung di depan makamnya," pungkas dia.
 
Sebelumnya, Gus Sholah wafat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, sekitar pukul 20.55 WIB. Gus Sholah meninggal akibat sakit.
 
Gus Sholah sudah beberapa hari dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita. Adik dari Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu sempat menjalani operasi karena masalah pada selaput jantungnya.
 
Selepas operasi kondisi Gus Sholah terus menurun. Dia bahkan harus melewati masa-masa kritis sebelum akhirnya wafat.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Gus Sholah dikenal sebagai ulama karismatik. Gus Sholah merupakan tokoh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan cucu dari pendiri NU, Kiyai Haji Hasyim Asy'aari.
 
Gus Sholah juga pernah malang melintang di dunia perpolitikan Tanah Air. Dia bahkan pernah maju sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan mantan Panglima ABRI Wiranto. Namun, keduanya kalah di putaran pertama Pilpres 2004.
 
Gus Sholah juga dikenal aktif di bidang hak asasi manusia. Dia pun pernah menjabat sebagai wakil ketua Komnas HAM.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif