Kebakaran kapal KN SAR Ramawijaya 240 di Muara Baru, Jakarta. (dok. MI)
Kebakaran kapal KN SAR Ramawijaya 240 di Muara Baru, Jakarta. (dok. MI)

Fakta-Fakta Kapal Basarnas Mentawai Terbakar di Muara Baru

Adri Prima • 22 Juli 2026 22:36
Ringkasnya gini..
  • KN SAR Ramawijaya 240 milik Basarnas Mentawai terbakar saat menjalani docking tahunan di galangan kapal Muara Baru, Jakarta Utara.
  • Sebanyak 20 unit mobil damkar dan puluhan personel dikerahkan memadamkan api, proses pendinginan berlangsung hingga malam hari.
  • Penyebab kebakaran dan besaran kerugian masih diselidiki, sementara Basarnas memastikan kapal sedang dalam proses perawatan.
Jakarta: Kapal KN SAR Ramawijaya 240 milik Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mentawai terbakar saat menjalani perawatan tahunan (docking) di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman, Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu malam, 22 Juli 2026.
 
Api memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran yang mengerahkan puluhan personel ke lokasi. Berikut sejumlah fakta terkait insiden tersebut.
 

1. Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai


Humas Kantor SAR Jakarta Ramli Prasetio memastikan kapal yang terbakar merupakan KN SAR Ramawijaya 240 milik Basarnas Mentawai. Kapal tersebut bukan merupakan aset Kantor SAR Jakarta. “Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai dan saat ini, 20 mobil pemadam kebakaran memadamkan api di lokasi,” kata Ramli.
 

2. Kebakaran terjadi saat kapal menjalani docking


Ramli menjelaskan kebakaran terjadi ketika kapal sedang menjalani perawatan atau docking tahunan di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman, Muara Baru, Jakarta Utara. “Saat ini, proses pemadaman api sedang berlangsung,” ujarnya.
 

3. Puluhan personel damkar dikerahkan


Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan pihaknya mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran beserta 70 personel untuk mengendalikan api.
 
Menurut Gatot, laporan kebakaran diterima dari warga pada pukul 19.58 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.03 WIB dan langsung melakukan pemadaman. “Hingga pukul 20.44 WIB, masih proses pendinginan api,” ungkap Gatot.
 

4. Penyebab kebakaran masih diselidiki


Hingga kini, petugas masih mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Besaran kerugian akibat insiden tersebut juga masih dalam proses pendataan.

“Kami masih mengumpulkan informasi penyebab dan taksiran kerugian,” imbuh Gatot.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>