Jakarta: Kapal KN SAR Ramawijaya 240 milik Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mentawai terbakar saat menjalani perawatan tahunan (docking) di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman, Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu malam, 22 Juli 2026.
Api memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran yang mengerahkan puluhan personel ke lokasi. Berikut sejumlah fakta terkait insiden tersebut.
1. Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai
Humas Kantor SAR Jakarta Ramli Prasetio memastikan kapal yang terbakar merupakan KN SAR Ramawijaya 240 milik Basarnas Mentawai. Kapal tersebut bukan merupakan aset Kantor SAR Jakarta.
Baca Juga :
Basarnas Siap Terjunkan Tim SAR ke Venezuela
“Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai dan saat ini, 20 mobil pemadam kebakaran memadamkan api di lokasi,” kata Ramli.
2. Kebakaran terjadi saat kapal menjalani docking
Ramli menjelaskan kebakaran terjadi ketika kapal sedang menjalani perawatan atau docking tahunan di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman, Muara Baru, Jakarta Utara. “Saat ini, proses pemadaman api sedang berlangsung,” ujarnya.
3. Puluhan personel damkar dikerahkan
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan pihaknya mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran beserta 70 personel untuk mengendalikan api.
Menurut Gatot, laporan kebakaran diterima dari warga pada pukul 19.58 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.03 WIB dan langsung melakukan pemadaman. “Hingga pukul 20.44 WIB, masih proses pendinginan api,” ungkap Gatot.
4. Penyebab kebakaran masih diselidiki
Hingga kini, petugas masih mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Besaran kerugian akibat insiden tersebut juga masih dalam proses pendataan.
“Kami masih mengumpulkan informasi penyebab dan taksiran kerugian,” imbuh Gatot.
Jakarta:
Kapal KN SAR Ramawijaya 240 milik Kantor Pencarian dan Pertolongan (
Basarnas) Mentawai terbakar saat menjalani perawatan tahunan (docking) di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman, Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu malam, 22 Juli 2026.
Api memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran yang mengerahkan puluhan personel ke lokasi. Berikut sejumlah fakta terkait insiden tersebut.
1. Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai
Humas Kantor SAR Jakarta Ramli Prasetio memastikan kapal yang terbakar merupakan KN SAR Ramawijaya 240 milik Basarnas Mentawai. Kapal tersebut bukan merupakan aset Kantor SAR Jakarta.
“Kapal yang terbakar milik Basarnas Mentawai dan saat ini, 20 mobil pemadam kebakaran memadamkan api di lokasi,” kata Ramli.
2. Kebakaran terjadi saat kapal menjalani docking
Ramli menjelaskan kebakaran terjadi ketika kapal sedang menjalani perawatan atau
docking tahunan di galangan kapal PT Proskuneo Kadarusman, Muara Baru, Jakarta Utara. “Saat ini, proses pemadaman api sedang berlangsung,” ujarnya.
3. Puluhan personel damkar dikerahkan
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan pihaknya mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran beserta 70 personel untuk mengendalikan api.
Menurut Gatot, laporan kebakaran diterima dari warga pada pukul 19.58 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 20.03 WIB dan langsung melakukan pemadaman. “Hingga pukul 20.44 WIB, masih proses pendinginan api,” ungkap Gatot.
4. Penyebab kebakaran masih diselidiki
Hingga kini, petugas masih mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Besaran kerugian akibat insiden tersebut juga masih dalam proses pendataan.
“Kami masih mengumpulkan informasi penyebab dan taksiran kerugian,” imbuh Gatot.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(PRI)