Jakarta: Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait desakan status darurat bencana nasional untuk banjir di Sumatera. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah masih terus memantau perkembangan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra sebelum memutuskan penerapan status darurat bencana nasional.
"Kita terus monitor, kita kirim bantuan terus. Nanti kita menilai kondisinya," ujar Prabowo dikutip dari Antara.
Prabowo menuturkan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan percepatan penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Ia memastikan bahwa pemantauan di lapangan berjalan intensif untuk menentukan langkah lanjutan yang akan diambil pemerintah.
Ia menekankan bahwa pemerintah bergerak cepat mengirimkan bantuan darurat melalui berbagai jalur, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim.
"Pemerintah terus menerus bekerja untuk menyampaikan bantuan segera ke daerah yang bersangkutan. Ini juga mengingatkan kita betapa kita harus waspada dan menjaga lingkungan kita," kata Prabowo.
Diketahui, desakan untuk menetapkan status darurat bencana nasional semakin menguat. Dorongan tersebut datang dari anggota DPR RI Komisi V dan VIII, perwakilan sejumlah partai politik di tingkat provinsi, serta organisasi masyarakat sipil seperti Solidaritas Masyarakat Indonesia (SMI). Mereka menilai bahwa skala bencana di Sumatra telah melampaui kemampuan pemerintah daerah untuk menangani secara mandiri.
Meski pemerintah provinsi sudah menetapkan status tanggap darurat di tingkat lokal, pihak-pihak tersebut menilai bahwa status bencana nasional dibutuhkan untuk membuka akses bantuan yang lebih luas, mempercepat mobilisasi sumber daya, dan memperkuat koordinasi penanganan di tingkat pusat.
Jakarta: Presiden
Prabowo Subianto buka suara terkait desakan status darurat bencana nasional untuk
banjir di Sumatera. Prabowo menegaskan bahwa pemerintah masih terus memantau perkembangan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra sebelum memutuskan penerapan status darurat bencana nasional.
"Kita terus monitor, kita kirim bantuan terus. Nanti kita menilai kondisinya," ujar Prabowo dikutip dari Antara.
Prabowo menuturkan bahwa pemerintah saat ini memprioritaskan percepatan penyaluran bantuan bagi warga terdampak. Ia memastikan bahwa pemantauan di lapangan berjalan intensif untuk menentukan langkah lanjutan yang akan diambil pemerintah.
Ia menekankan bahwa pemerintah bergerak cepat mengirimkan bantuan darurat melalui berbagai jalur, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim.
"Pemerintah terus menerus bekerja untuk menyampaikan bantuan segera ke daerah yang bersangkutan. Ini juga mengingatkan kita betapa kita harus waspada dan menjaga lingkungan kita," kata Prabowo.
Diketahui, desakan untuk menetapkan status darurat bencana nasional semakin menguat. Dorongan tersebut datang dari anggota DPR RI Komisi V dan VIII, perwakilan sejumlah partai politik di tingkat provinsi, serta organisasi masyarakat sipil seperti Solidaritas Masyarakat Indonesia (SMI). Mereka menilai bahwa skala bencana di Sumatra telah melampaui kemampuan pemerintah daerah untuk menangani secara mandiri.
Meski pemerintah provinsi sudah menetapkan status tanggap darurat di tingkat lokal, pihak-pihak tersebut menilai bahwa status bencana nasional dibutuhkan untuk membuka akses bantuan yang lebih luas, mempercepat mobilisasi sumber daya, dan memperkuat koordinasi penanganan di tingkat pusat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id(PRI)