Jack o' Lantern. Foto: Magnific
Jack o' Lantern. Foto: Magnific

Asal Usul Labu Jadi Hiasan Halloween, Ternyata dari Tradisi Irlandia

Muhammad Syahrul Ramadhan • 31 Oktober 2026 10:37
Ringkasnya gini..
  • Labu berwajah seram telah menjadi hal ikonik yang pasti selalu ada dalam perayaan Halloween.
  • Ternyata, labu bernama Jack o' Lantern ini melewati perjalanan panjang dari Eropa.
  • Awalnya berasal dari urband legend terkenal menggunakan lobak hingga berubah jadi labu dan langgeng hingga sekarang.
Jakarta: Setiap tanggal 31 Oktober, labu berwarna oranye dengan ukiran wajah menyeramkan menjadi salah satu dekorasi yang identik dengan perayaan Halloween. 

Labu-labu tersebut biasanya diletakkan di depan rumah, di teras, hingga menjadi hiasan pesta bertema Halloween. Tradisi ini dikenal dengan sebutan jack-o'-lantern.

Namun, tahukah kamu bahwa tradisi mengukir labu untuk Halloween sebenarnya berawal dari kebiasaan masyarakat Eropa yang menggunakan sayuran akar, seperti lobak, sebagai lentera? 

Tradisi tersebut kemudian dibawa ke Amerika Utara oleh para imigran Irlandia dan berkembang menjadi simbol Halloween yang dikenal hingga sekarang.
 

Legenda Stingy Jack di Irlandia


Asal-usul jack-o'-lantern berkaitan dengan cerita rakyat Irlandia tentang sosok bernama Stingy Jack atau Jack si Kikir. Menurut legenda tersebut, Jack dikenal sebagai sosok licik yang beberapa kali berhasil mengelabui iblis.

Dalam salah satu versi ceritanya, Jack membuat kesepakatan agar iblis tidak mengambil jiwanya. Namun, ketika Jack meninggal dunia, ia tidak diterima di surga maupun neraka. Akibatnya, ia dikisahkan harus mengembara di kegelapan dengan membawa bara api untuk menerangi jalannya.

Jack kemudian menggunakan lobak yang dilubangi sebagai tempat menyimpan bara tersebut. Dari cerita inilah muncul sebutan Jack of the Lantern, yang kemudian dikenal sebagai jack-o'-lantern.

Meski populer sebagai penjelasan asal-usul tradisi tersebut, kisah Stingy Jack merupakan bagian dari cerita rakyat. Karena itu, legenda ini tidak bisa dianggap sebagai satu-satunya bukti sejarah tentang awal mula penggunaan lentera saat Halloween.

Menurut National Museum of Ireland, masyarakat Irlandia memang memiliki tradisi mengukir wajah menyeramkan pada lobak dan meletakkan lilin di dalamnya. Lentera tersebut digunakan saat perayaan Halloween, termasuk untuk menakut-nakuti sosok-sosok gaib dalam kepercayaan masyarakat setempat.
 

Lobak Ukir dan Perayaan Samhain


Tradisi lentera Halloween juga sering dikaitkan dengan Samhain, festival masyarakat Celtic kuno yang menandai berakhirnya musim panas dan dimulainya musim dingin.

Samhain dirayakan di wilayah yang kini mencakup Irlandia dan bagian lain Kepulauan Britania. Dalam kepercayaan yang berkaitan dengan festival tersebut, pergantian musim dianggap sebagai periode ketika batas antara dunia manusia dan dunia roh menjadi lebih dekat.

Seiring berkembangnya tradisi Halloween, berbagai cerita rakyat dan kebiasaan lokal ikut membentuk perayaannya. Salah satunya adalah penggunaan lentera dari sayuran akar yang diukir menyerupai wajah menyeramkan.
 
Masyarakat Irlandia dan Skotlandia diketahui menggunakan lobak serta sayuran akar lainnya untuk membuat lentera. Beberapa lentera ditempatkan di sekitar rumah atau jendela, sementara tradisi setempat juga menghubungkannya dengan upaya menakut-nakuti roh yang berkeliaran.

Meski demikian, hubungan antara Samhain dan setiap praktik Halloween modern tidak selalu dapat ditelusuri secara pasti. Tradisi Halloween yang dikenal saat ini terbentuk melalui perkembangan kebiasaan masyarakat selama berabad-abad.
 

Dari Lobak jadi Labu


Tradisi jack-o'-lantern mulai mengalami perubahan ketika para imigran Irlandia membawa kebiasaan Halloween mereka ke Amerika Utara pada abad ke-19.

Di wilayah asalnya, masyarakat menggunakan lobak dan sayuran akar lainnya untuk membuat lentera. Namun, ketika berada di Amerika Utara, mereka menemukan labu yang lebih mudah diperoleh dan cocok digunakan untuk tradisi tersebut.

Menurut Smithsonian Gardens, kebiasaan mengukir labu menjadi jack-o'-lantern mulai berkembang di Amerika Serikat pada pertengahan abad ke-19. Dibandingkan lobak, labu memiliki ukuran lebih besar dan bagian dalam yang lebih mudah dikeluarkan sehingga lebih praktis untuk dijadikan lentera.

Selain itu, labu merupakan tanaman yang telah lama dibudidayakan di Benua Amerika. Ketersediaannya pada musim gugur turut mendukung popularitasnya sebagai dekorasi Halloween.

Seiring waktu, labu yang diukir dengan berbagai ekspresi menyeramkan semakin lekat dengan perayaan tersebut. Penggunaannya pun berkembang, dari lentera yang berkaitan dengan cerita rakyat menjadi dekorasi musiman untuk rumah dan pesta Halloween.
 

Jadi Simbol Ikonik Halloween


Popularitas labu sebagai dekorasi Halloween terus meningkat di Amerika Serikat sejak abad ke-19. Kebiasaan mengukir wajah pada labu kemudian berkembang menjadi aktivitas musiman yang melibatkan keluarga dan komunitas.

Labu yang telah diukir dikenal sebagai jack-o'-lantern. Bentuknya beragam, mulai dari wajah tersenyum hingga ekspresi menyeramkan. Labu tersebut juga sering digunakan sebagai dekorasi teras, halaman rumah, dan tempat penyelenggaraan pesta Halloween.

Perkembangan media cetak, kartu pos, serta budaya populer turut membantu memperkenalkan tradisi Halloween kepada masyarakat yang lebih luas. Akibatnya, labu tidak lagi sekadar menjadi bahan makanan musiman, tetapi juga berkembang menjadi salah satu simbol visual paling mudah dikenali dari perayaan tersebut.

Kini, tradisi menghias labu telah menyebar ke berbagai negara seiring dengan populernya budaya Halloween. Dekorasinya pun tidak terbatas pada labu asli, tetapi juga mencakup replika berbahan plastik, ornamen lampu, hingga ilustrasi labu pada berbagai produk bertema Halloween.

Meski bentuknya telah berkembang mengikuti zaman, labu Halloween tetap menyimpan jejak tradisi cerita rakyat Irlandia yang kemudian beradaptasi dengan budaya Amerika.

(Vira Farhatul Maula)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>