Presiden Joko Widodo di Natuna - Foto: Biro Pers Setpres Laily Rachev
Presiden Joko Widodo di Natuna - Foto: Biro Pers Setpres Laily Rachev

Kehadiran Jokowi Sinyal Pemerintah Serius Tangani Isu Natuna

Nasional Laut Natuna Utara
Damar Iradat • 08 Januari 2020 13:28
Jakarta: Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Natuna merupakan sinyal Indonesia serius mempertahankan wilayah tersebut.Jokowi juga menegaskan kedaulatan RI tidak boleh diganggu gugat dan ditawar.
 
"Bapak Presiden dalam persoalan Natuna ini benar-benar memberikan attention serius," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kantornya, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 8 Januari 2020.
 
Pramono menyebut kehadiran Kepala Negara juga memperlihatkan negara betul-betul hadir. Politikus PDI Perjuangan itu yakin sikap yang diambil Jokowi didukung seluruh masyarakat Indonesia. Sebab, ini berkaitan dengan kedaulatan negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tensi hubungan diplomatik Indonesia dan Tiongkok beberapa hari terakhir memanas lantaran sejumlah kapal nelayan Tiongkok bertahan di perairan Natuna. Kapal-kapal asing tersebut bersikukuh menangkap ikan berjarak sekitar 130 mil dari perairan Ranai, Natuna.
 
TNI mengerahkan delapan Kapal Republik Indonesia (KRI) berpatroli buat pengamanan perairan Natuna. Berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut, The United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, perairan Natuna merupakan wilayah ZEE Indonesia.
 
Tiongkok tidak memiliki hak apa pun atas perairan tersebut. Namun, Tiongkok secara sepihak mengeklaim kawasan itu masuk ke wilayah mereka.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif