medcom.id, Jakarta: Skuadron 31 udara Lanud Halim Perdanakusumah dikerahkan mencari pesawat AirAsia yang hilang kontak di atas perairan Belitung Timur, Minggu (23/12/2014). Lanud Halim mengerahkan 16 kru yang diterbangkan dengan pesawat Hercules.
Menurut Komandan Lanud Halim, Marsekal Pertama TNI Sri Pulung, pencarian akan dilakukan sekitar empat jam. "Kendala yang akan dihadapi tim TNI AU ini adalah cuaca buruk," kata Sri saat memimpin rapat di Halim Perdanakusumah, Jakarta, hari ini.
Pencarian fokus pada titik koordinat 030.22.15 Lintang Selatan dan 109.41.28 Bintang Timur, yang menjadi tempat terakhir komunikasi AirAsia dengan ATC Bandara Soekarno-Hatta.
Selain Lanud Halim, TNI AU juga mengirim tim dari Pangkalan Pontianak, Kalimantan Barat, serta, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Sebagaimana diketahui, pesawat AirAsia QZ8501 kehilangan kontak sekitar pukul 06.17 WIB, dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Bandara Changi, Singapura. Pihak Basarnas menyebut pesawat rute Surabaya-Singapura itu hilang di antara Pulau Belitung dan Kalimantan.
Menurut manifes AirAsia, pesawat mengangkut 155 penumpang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak, satu bayi dan enam kru.
medcom.id, Jakarta: Skuadron 31 udara Lanud Halim Perdanakusumah dikerahkan mencari pesawat AirAsia yang hilang kontak di atas perairan Belitung Timur, Minggu (23/12/2014). Lanud Halim mengerahkan 16 kru yang diterbangkan dengan pesawat Hercules.
Menurut Komandan Lanud Halim, Marsekal Pertama TNI Sri Pulung, pencarian akan dilakukan sekitar empat jam. "Kendala yang akan dihadapi tim TNI AU ini adalah cuaca buruk," kata Sri saat memimpin rapat di Halim Perdanakusumah, Jakarta, hari ini.
Pencarian fokus pada titik koordinat 030.22.15 Lintang Selatan dan 109.41.28 Bintang Timur, yang menjadi tempat terakhir komunikasi AirAsia dengan ATC Bandara Soekarno-Hatta.
Selain Lanud Halim, TNI AU juga mengirim tim dari Pangkalan Pontianak, Kalimantan Barat, serta, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
Sebagaimana diketahui, pesawat AirAsia QZ8501 kehilangan kontak sekitar pukul 06.17 WIB, dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju Bandara Changi, Singapura. Pihak Basarnas menyebut pesawat rute Surabaya-Singapura itu hilang di antara Pulau Belitung dan Kalimantan.
Menurut manifes AirAsia, pesawat mengangkut 155 penumpang terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak, satu bayi dan enam kru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)