medcom.id, Jakarta: Kepolisian menilai korban ledakan di Jalan Jati Bundar, Tanah Abang, Jakarta Pusat, berpotensi menjadi tersangka. Namun, belum ada kesimpulan karena Kepolisian masih terus mendalami ledakan yang memakan empat korban ini.
"Potensi korban menjadi tersangka bisa saja, tapi belum sampai ke situ," kata Rikwanto dalam Bincang Pagi, Metro Tv, di Jakarta, Kamis (9/4/2015).
Sejauh ini, kata dia, pihaknya telah melakukan penggeledahan di rumah korban yakni Asep, Ferry, Amir dan Suro. Kepolisian menemukan adanya paku yang akan dicocokan dengan paku yang ada dalam komponen bom yang meledak.
"Semua tempat tinggal Suro cs kita geledah, ada paku akan kita lihat apa paku itu sama dengan yang ditubuh korban. Ada paku, ada buku dan lain-lainnya," ujar dia.
Selain itu, Kepolisian pun telah meminta keterangan dari beberapa masyarakat setempat dan korban, karena patut diduga kantong kresek yang berisikan bom berdaya ledak low exsplosive baru saja diletakkan.
"Kita sudah coba tanyakan itu tas kresek yang kita anggap petasan banting besar. Masih kelihatan belum kelihatan kotor. Jadi patut diduga belum lama di situ. Itu masih kelihatan baru. Pertanyaannya yang menemukan siapa dan mau dibawa kemana," tegas dia.
Oleh karena itu, ia berharap korban dapat secepatnya dapat dimintai keterangan. Supaya, kasus ini dapat segera terungkap.
"Semua analisa dikumpulkan. Mudah-mudahan dalam waktu singkat dapat terungkap. Sampai menunggu empat korban ini sehat dan bisa dimintai keterangannya," tandas dia.
medcom.id, Jakarta: Kepolisian menilai korban ledakan di Jalan Jati Bundar, Tanah Abang, Jakarta Pusat, berpotensi menjadi tersangka. Namun, belum ada kesimpulan karena Kepolisian masih terus mendalami ledakan yang memakan empat korban ini.
"Potensi korban menjadi tersangka bisa saja, tapi belum sampai ke situ," kata Rikwanto dalam Bincang Pagi, Metro Tv, di Jakarta, Kamis (9/4/2015).
Sejauh ini, kata dia, pihaknya telah melakukan penggeledahan di rumah korban yakni Asep, Ferry, Amir dan Suro. Kepolisian menemukan adanya paku yang akan dicocokan dengan paku yang ada dalam komponen bom yang meledak.
"Semua tempat tinggal Suro cs kita geledah, ada paku akan kita lihat apa paku itu sama dengan yang ditubuh korban. Ada paku, ada buku dan lain-lainnya," ujar dia.
Selain itu, Kepolisian pun telah meminta keterangan dari beberapa masyarakat setempat dan korban, karena patut diduga kantong kresek yang berisikan bom berdaya ledak
low exsplosive baru saja diletakkan.
"Kita sudah coba tanyakan itu tas kresek yang kita anggap petasan banting besar. Masih kelihatan belum kelihatan kotor. Jadi patut diduga belum lama di situ. Itu masih kelihatan baru. Pertanyaannya yang menemukan siapa dan mau dibawa kemana," tegas dia.
Oleh karena itu, ia berharap korban dapat secepatnya dapat dimintai keterangan. Supaya, kasus ini dapat segera terungkap.
"Semua analisa dikumpulkan. Mudah-mudahan dalam waktu singkat dapat terungkap. Sampai menunggu empat korban ini sehat dan bisa dimintai keterangannya," tandas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ALB)