foto:fbi
foto:fbi

Buron AS di JIS

Mangsa Anak-Anak, Tersangka Pedofilia AS Pakai Obat Tidur

Fitra Iskandar • 23 April 2014 12:17
medcom.id, Houston: Tersangka pedofilia asal Amerika Serikat, William James Havey, sempat mengajar di Jakarta International School selama 10 tahun. Di perkirakan, pria 64 tahun ini kerap memangsa murid untuk memuaskan berahinya.
 
Federal Beureu Investigation atau FBI melansir data, bahwa Havey punya modus tersendiri saat melancarkan aksinya, sebagai predator bagi anak.
 
Menurut FBI, seperti dilansir di laman resminya, tersangka kerap memangsa korbannya dengan terlebih dulu memberikan obat tidur.

Di sejumlah sekolah, Havey menjadi pelatih bola basket di sekolah tempatnya mengajar.FBI menyebutnya sebagai guru populer yang dihormati murid-murid.  Dia biasa membawa anak-anak didiknya jalan-jalan saat malam dan mengkoordinasikan tugas piket kamar bagi anak laki-laki.
 
"Dia punya akses kepada anak-anak karena posisi yang dipercayakan kepadanya.Dia menciptakan sistem yang memberikannya peluang untuk memangsa anak-anak.Saat melancarkan aksinya, anak-anak tak sadarkan diri, sehingga hal itu membuat korbannya tidak tahu apa yang terjadi. Itu membuat mereka mustahil untuk melawan saat kekerasan seksual itu terjadi," kata pejabat veteran FBI, Fransen, di situs FBI.
 
Polisi FBI yang berkarier selama 16 tahun menangani kasus kriminal terhadap anak-anak itu memperkirakan banyak muridnya yang menjadi korban, sebelum 2008. "Saya tidak pernah melihat kasus lain, bahwa ada seseorang banyak melakukan kekerasan pada anak dalam periode yang selama ini," imbuhnya.
 
Havey telah meninggal dunia karena bunuh diri pada 21 Maret 2014. FBI menyebar informasi mengenai tersangka pedofilia itu karena ingin mengumpulkan temuan-temuan baru terkait rekam jejak kriminalnya yang kemungkinan ia lakukan di berbagai negara yang sempat ia singgahi sebagai guru.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIT)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>