Tenaga kesehatan Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Liza Putri Noviana gugur akibat covid-19. Foto: Istimewa
Tenaga kesehatan Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Liza Putri Noviana gugur akibat covid-19. Foto: Istimewa

Ketua DPR Minta Masyarakat Hormati Nakes yang Gugur dengan Disiplin Prokes

Nasional DKI Jakarta Virus Korona Pemprov DKI DPRD DKI Jakarta covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Anies Baswedan Kematian tenaga kesehatan
Anggi Tondi Martaon • 25 Juni 2021 15:53
Jakarta: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengucapkan belasungkawa atas gugurnya tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Liza Putri Noviana. Liza meninggal setelah terpapar covid-19.
 
“Saya merasakan duka dan ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Liza Putri Noviana yang telah menjalankan tugas mulia di garda terdepan melawan covid-19. Semoga Allah SWT menerima amalan almarhumah dan menempatkannya di tempat sebaik-baiknya,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat, 25 Juni 2021.
 
Mantan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu meminta masyarakat menghormati pengorbanan Liza dan nakes lainnya. Caranya, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Serta mendukung program vaksinasi, juga menerapkan gaya hidup sehat,” ungkap Puan.
 
Baca: Begini Kondisi Liza Putri Nakes Wisma Atlet Sebelum Meninggal karena Covid-19
 
Dia meminta masyarakat membantu mengurangi beban para tenaga kesehatan. Sebab, tenaga kesehatan memiliki keterbatasan dalam menjalankan tugas mereka.
 
"Para nakes ada kalanya mereka capek atau sakit, tidak bisa pulang bertemu keluarga, tapi atas panggilan tugas, mereka tetap menjalankan dengan maksimal,” ujar dia.
 
Selama pandemi covid-19, tercatat 968 tenaga kesehatan gugur saat bertugas. Rinciannya, 374 dokter, 39 dokter gigi, 311 perawat, 149 bidan, dan 26 ahli teknologi lab medik. 
 
Kemudian, enam petugas rekam radiologi, tiga terapis gigi, dua petugas ambulans, tiga tenaga farmasi, sembilan apoteker, lima sanitarian, dan tiga elektromedik. Lalu, satu fisikawan medik, dua epidemiolog, satu entomolog kesehatan, dan 34 tenaga lainnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif