Alumni Sekolah Santa Ursula Jalan Pos Jakarta menerbitkan buku bertajuk 'suka cita dalam berkarya' - Medcom.id/Annisa Ayu Artanti.
Alumni Sekolah Santa Ursula Jalan Pos Jakarta menerbitkan buku bertajuk 'suka cita dalam berkarya' - Medcom.id/Annisa Ayu Artanti.

Buku 160 Tahun Biara dan Sekolah Santa Ursula

Nasional karya seni
Annisa ayu artanti • 20 Januari 2019 05:29
Jakarta: Para alumni Sekolah Santa Ursula Jalan Pos Jakarta menerbitkan buku bertajuk 'suka cita dalam berkarya' untuk memperingati 160 tahun sekolahnya. Buku tersebut berisi inspirasi yang ditulis oleh 16 alumni yang menginspirasi.
 
Editor buku Danthe Hidajat mengungkapkan, isi buku di tulis di sela-sela waktu para alumni yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri. "Perlu komitmen dan dedikasi cukup tinggi untuk menyelesaikan," kata Danthe di Sekolah Santa Ursula, Jakarta, Sabtu 19 Januari 2019.
 
Dua di antara para alumni tersebut adalah Meutia Hatta Swasono, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan pada Kabinet Kerja. Meutia adalah alumni SMA Santa Ursula angkatan 1966. Lalu, Suster Francesco Marianti, alumni angkatan 1953. Lebih dari 50 tahun Suster Francesco menjadi kepala sekolah SMA Santa Ursula.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tak melulu berbicara masa lalu, buku ini juga menampilkan perkembangan yang sudah diraih oleh biara dan sekolah sampai saat ini. Santa Ursula tidak gentar menghadapi kebaruan, tidak latah dengan tren, tetapi tetap berkembang sesuai zaman," ucap Danthe.
 
Selain itu, buku ini juga merangkum kisah alumni Santa Ursula dari angkatan yang lebih muda, seperti Nicky Claraentia. "Aksi dan cerita mereka sangat beragam, namun membawa satu semangat yang sama, yaitu semangat berbagi dan melayani," imbuh Danthe.
 
Nicky yang hadir dalam peluncuran buku tersebut bercerita jika dirinya mendapat intimidasi (bully) karena menggunakan kaki palsu. Sempat satu saat kepercayaan dirinya runtuh karena perlakuan tersebut.
 
Namun ketika bersekolah di Santa Ursula tingkat kepercayaan dirinya kembali tumbuh. Ia mengungkapkan, bersekolah di Santa Ursula tidak mengenal kekurangan tetapi selalu mengapresiasi kapabilitas murid-muridnya. Nicky pun lulus dari SMA Santa Ursula pada 2008 dan saat ini menjadi General Manager Thusable Entreprise.
 
"Karena aku segitu traumatik karena diolok-olok kaum adam. Aku harus juara satu biar masuk Santa Ursula. Singkat cerita masuk SMP dan SMA Santa Ursula. Uniform Santa Ursula kaos kaki tinggi dan rok bawah lutut, jadi aman," ucap Nicky yang hadir dalam peluncuran buku.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif