Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersaksi untuk terdakwa Ratna Sarumpaet - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersaksi untuk terdakwa Ratna Sarumpaet - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Fahri Hamzah Mengaku Tertipu Cerita Ratna

Nasional Kabar Ratna Dianiaya
Candra Yuri Nuralam • 07 Mei 2019 11:32
Jakarta: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah merasa perjuangan membela terdakwa penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet sia-sia. Dia mengaku tertipu dengan cerita Ratna.
 
Awal mengetahui Ratna dianiaya pada 2 Oktober 2018, Fahri mengaku langsung meminta polisi mengusut tuntas kasus itu dan menangkap pelakunya. Dia menilai pengungkapan kasus ini penting apalagi Ratna merupakan seorang aktivis.
 
"Jadi kalau orang seperti ini di aniaya ini kami anggap sebagai ancaman jadi harus ditanggapi secara cepat," kata Fahri kepada Majelis Hakim dalam sidang kasus penyebaran berita bohong dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fahri juga saat merasa prihatin dengan musibah yang dialami Ratna. Dia kemudian coba menghubungi Ratna untuk menanyakan kondisinya. Namun, Ratna tak meresponsnya.
 
Saat itu, setiap jam pemberitaan soal Ratna semakin banyak di media massa. Fahri dan beberapa aktivis pembela Ratna langsung melakukan jumpa pers pada di daerah Cikini.
 
"Hasil pertemuan itu biasa, kalau (biasanya) kita diundang hanya menyampaikan pendapat, kita menyatakan sikap," ujar Fahri.
 
Pada 2 Oktober 2018 malam, Fahri sempat coba menghubungi Ratna kembali, namun tak dijawab. Ratna baru mengangkat telepon Fahri pada 3 Oktober 2019, dan saat itu juga Fahri mengetahui jika Ratna berbohong.
 
"Tanggal 3 saya mencari betul beliau, telfon saya di jawab oleh seseorang. Saya minta disambungkan ke Ratna. Saat itu Ratna minta maaf kepada saya dan dia akan melakukan konpers dan mengakhiri (kebohongannya)," tutur Ratna.
 
Fahri mengaku kecewa dengan kebohongan Ratna itu. Dia langsung meminta Ratna untuk bertanggung jawab atas perbuatannya.
 
"Habis itu saya bilang apa yang saya dengar karena itu informasi yang valid, saya bilang hadapi itu," ucap Fahri.
 
Namun dalam persidangan, Fahri tetap membela Ratna. Dia menyebut kasus Ratna tak sepantasanya diperpanjang. Apalagi, lanjut dia, kasus ini yang hanya seumur jagung dan tidak merugikan siapa pun.
 
"Menurut saya dia luar biasa. Dia melakukan itu dengan tenang. Saya kira itu sudah selesai," kata Fahri.

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif