Penumpang di Stasiun Juanda Meningkat 10 Kali Lipat
Ilustrasi-- Penumpang KRL Serpong-Tanah Abang/Medcom.id/Nur Azizah
Jakarta: Volume pengguna kereta rel listrik (KRL) di sejumlah stasiun di dekat Monas dan Istiqlal meningkat drastis. Seperti yang terjadi di Stasiun Juanda dan Gondangdia.

Jumlah pengguna KRL di Stasiun Juanda sampai dengan pukul 10.00 WIB tercatat 40.170 penumpang, atau meningkat hampir 10 kali lipat. Sedangkan, penumpang di Stasiun Gondangdia tercatat 47.559 orang atau meningkat 15 kali lipat dari jumlah biasanya, 3.229 penumpang.

Untuk antisipasi melonjaknya pengguna KRL pada siang dan sore hari, PT KCI akan menyiapkan rangkaian tambahan. Rangkaian tambahan itu akan dioperasikan sewaktu-waktu.


"Untuk mempermudah antrean, PT KCI meminta pengguna jasa untuk menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP)," kata Humas PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa dalam keterangan tertulisnya, Jakarta Pusat, Minggu, 2 Desember 2018.

Baca: PT KCI Tambah Petugas KRL saat Reuni 212

Eva menyampaikan, dengan menggunakan THB PP, pengguna tidak perlu lagi mengantre isi ulang saldo ketika kembali menggunakan KRL untuk perjalanan pulang. Dia juga mengimbau agar warga memilih stasiun lain untuk memecah kepadatan di KRL.

"Apabila kondisi Stasiun Juanda dan Gondangdia telah sangat padat, kami menghimbau pengguna jasa untuk menggunakan stasiun alternatif yang letaknya berdekatan. Antara lain Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Cikini," ungkapnya.

Peserta Reuni 212 diklaim mencapai tiga juta orang. Mereka datang dari berbagai wilayah seperti Tangerang, Bogor, Bekasi, Bandung, hingga Medan.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id