Jakarta: Project Semesta dan United in Diversity (UID) gelar Happiness Festival 2019. Dengan tema Alignment for Harmony atau Keselarasan Menuju Harmoni acara ini bertujuan untuk menyebarkan virus damai sesama makhluk hidup.
"Menjaga keselarasan menuju harmoni antara manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia lain dan manusia dengan alam," kata Program Director Happiness Festival 2019, Cokorda Istri Dewi, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu 27 April 2019.
Executive Vice President UID ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terlibat secara aktif, berkolaborasi dan mengambil tindakan nyata untuk mengatasi ketidakharmonisan. Selain itu dia ingin meningkatkan hubungan sosial, ekologikal, dan spiritual di Indonesia.
"Kemampuan untuk hadir utuh sadar penuh, menyelaraskan niatan dan perhatian kita pada tujuan hidup yang lebih besar dari pada hanya memikirkan kepentingan diri sendiri atau kelompok golongan tertentu," kata Dewi.
Menurutnya kesadaran diri sendiri merupakan modal awal untuk harmonisasi. Masyarakat diminta menyebarkan pesan positif.
"Dari hal kecil ya banyak sekali, harus ada yang mau dan harus ada yang memulai. Ini era teknologi, jangan bertikai lagi di media sosial seperti sekarang. Sampaikanlah pesan-pesan yang menyejukkan," tuturnya.
Menurut Dewi dengan Open Mind, Open Heart, Open Will yang juga menjadi tagline acara, diharapkan dapat melahirkan manusia yang bahagia seutuhnya. Gelaran ini juga dinaungi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan United Nations Sustainable Development Solutions Network (UN SDSN).
Acara Happiness Festival 2019 dimeriahkan penyanyi Andini Aisyah Hariadi atau Andien, serta penampilan penari dari Happiness Collaboration. Grup musik Pandai Besi juga turut menyemarakkan acara ini di akhir acara.
Jakarta: Project Semesta dan
United in Diversity (UID) gelar
Happiness Festival 2019. Dengan tema
Alignment for Harmony atau Keselarasan Menuju Harmoni acara ini bertujuan untuk menyebarkan virus damai sesama makhluk hidup.
"Menjaga keselarasan menuju harmoni antara manusia dengan dirinya sendiri, manusia dengan manusia lain dan manusia dengan alam," kata Program Director
Happiness Festival 2019, Cokorda Istri Dewi, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu 27 April 2019.
Executive Vice President UID ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terlibat secara aktif, berkolaborasi dan mengambil tindakan nyata untuk mengatasi ketidakharmonisan. Selain itu dia ingin meningkatkan hubungan sosial, ekologikal, dan spiritual di Indonesia.
"Kemampuan untuk hadir utuh sadar penuh, menyelaraskan niatan dan perhatian kita pada tujuan hidup yang lebih besar dari pada hanya memikirkan kepentingan diri sendiri atau kelompok golongan tertentu," kata Dewi.
Menurutnya kesadaran diri sendiri merupakan modal awal untuk harmonisasi. Masyarakat diminta menyebarkan pesan positif.
"Dari hal kecil ya banyak sekali, harus ada yang mau dan harus ada yang memulai. Ini era teknologi, jangan bertikai lagi di media sosial seperti sekarang. Sampaikanlah pesan-pesan yang menyejukkan," tuturnya.
Menurut Dewi dengan
Open Mind, Open Heart, Open Will yang juga menjadi tagline acara, diharapkan dapat melahirkan manusia yang bahagia seutuhnya. Gelaran ini juga dinaungi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan United Nations Sustainable Development Solutions Network (UN SDSN).
Acara Happiness Festival 2019 dimeriahkan penyanyi Andini Aisyah Hariadi atau Andien, serta penampilan penari dari
Happiness Collaboration. Grup musik Pandai Besi juga turut menyemarakkan acara ini di akhir acara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOW)