Suasana demo pengemudi angkutan darat di Jakarta/Metrotvnews.com/Wanda Indana
Suasana demo pengemudi angkutan darat di Jakarta/Metrotvnews.com/Wanda Indana

Angkot Demo, Tukang Ojek Ketiban Untung

Meilikhah • 22 Maret 2016 10:14
medcom.id, Jakarta: Unjuk rasa sejumlah besar pengemudi angkutan umum yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) DKI Jakarta mengakibatkan banyaknya penumpang terlantar. Kondisi ini sangat menguntungkan bagi tukang ojek pangkalan di Jalan Arjuna Utara, Jakarta Barat.
 
Salah seorang tukang ojek, Tomo, mengaku sudah mendapat dua penumpang hingga pukul 09.45 WIB. "Angkotnya pada demo, kita sih syukuran saja. Soalnya penumpang kita yang ambil," kata dia kepada Metrotvnews.com di sekitar Jalan Arjuna Utara, Jakarta Barat, Selasa (22/3/2016).
 
Tomo mengaku pendapatannya hari ini sedikit bertambah dari hari biasanya. Di hari biasa, kadang dia tak mendapatkan penumpang lantaran sebagian besar penumpang memilih menggunakan jasa angkot.

"Dapatnya sudah lumayan lah, hari biasa jam segini kadang belum dapat penumpang," katanya.
 
Sementara itu, penumpang mengaku bingung karena tak mendapatkan angkutan umum. Riska, mahasiswi Universitas Indonusa Esa Unggul mengaku sudah sekitar 20 menit menunggu angkutan KWK nomor B14 untuk menuju kampusnya. Biasanya, kata dia, durasi menunggu angkutan umum tak selama itu.
 
"Biasanya angkot yang nungguin kita, tapi hari ini kok susah sekali. Enggak datang-datang angkotnya," kata Riska kepada Metrotvnews.com, Selasa (20/3/2016).
 
Tak cuma Riska, Mardiyah, 37, mengalami hal serupa. Ibu dua anak ini mengaku hendak menuju Grogol menggunakan angkutan KWK B17. Namun, angkutan KWK yang dia tunggu tak juga muncul.
 
"Jarang, tadi ada yang lewat tapi sudah penuh. Jadi ya nunggu lagi," katanya.
 
Di tempat lain, ribuan massa PPAD memadati lokasi unjuk rasa, seperti Balai Kota, Istana Negara, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Ribuan massa yang terdiri dari sopir taksi, angkot, dan bajaj menuntut pemerintah melarang keberadaan taksi online seperti Uber Taxi dan GrabCar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>