TMII. Foto: MI/Adam Dwi
TMII. Foto: MI/Adam Dwi

Yayasan Harapan Kita Klaim Tidak Pernah Minta Bantuan Negara Kelola TMII

Nasional Pariwisata pariwisata indonesia aset negara TMII taman hiburan
Kautsar Widya Prabowo • 11 April 2021 15:59
Jakarta: Yayasan Harapan Kita menegaskan selama mengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tidak pernah mengajukan atau meminta bantuan anggaran kepada negara. Mereka berusaha mencukupi kebutuhan secara mandiri. 
 
"Kebutuhan anggaran yang tidak dapat tercukupi untuk pengelolaan, pemeliharaan, dan pelestarian, ditanggung Yayasan Harapan Kita sebagai kontribusi pada negara sesuai amanat Keputusan Presiden 51 Tahun 1977 tentang (TMII Dimiliki Negara dan Dikelola oleh Yayasan Harapan Kita)," ujar Sekretaris Yayasan Harapan Kita Tria Sasangka Putra dalam telekonferensi dalam akun YouTube CendanaTV, Minggu, 11 April 2021. 
 
Menurut dia, Yayasan Harapan Kita selalu membantu pengelola TMII ketika kebutuhan anggaran tidak tercukupi untuk operasional. Yayasan Harapan kita juga rutin menjalankan kewajiban dalam membayar pajak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Transisi Pengelolaan TMII Tak akan Ganggu Hak Pegawai
 
Selain itu, Yayasan Harapan Kita disebut telah bekontribusi kepada negara dalam bentuk anggaran fasilitas baru, penyelenggaraan, pengelolaan, dan perbaikan hingga pelestarian TMII. Seluruh sarana dan prasarana di TMII disebut bukan milik Yayasan Harapan Kita. 
 
"Dengan demikian Yayasan Harapan Kita tidak pernah membebani dan merugikan keuangan negara," tegas Tria.
 
Setelah hampir 44 tahun dipegang Yayasan Harapan Kita, TMII kini dikelola pemerintah. Pengambilalihan pengelolaan tertuang pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 tentang TMII. 
 
Langkah ini dilakukan merujuk rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan pemangku kepentingan terkait. Pengelola TMII disebut tidak pernah menyetorkan pemasukan ke kas negara. 
 
Pengambilalihan TMII dari yayasan yang didirikan istri Presiden ke-2 Soeharto, Tien Soeharto, itu bertujuan mengoptimalkan aset negara. Pemerintah ingin TMII bisa ikut berkontribusi kepada keuangan negara.
 
"Yang penting lainnya, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat segala kalangan," ucap Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama, Kamis, 8 April 2021.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif