Tim Basarnas Special Group (BSG) melakukan penyelaman untuk mencari puing dan jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat/Antara/Indriarto Eko Suwarso.
Tim Basarnas Special Group (BSG) melakukan penyelaman untuk mencari puing dan jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat/Antara/Indriarto Eko Suwarso.

Basarnas Segera Umumkan Nasib Pencarian Sriwijaya Air SJ-182

Nasional sriwijaya air Sriwijaya Air Jatuh Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182 Sriwijaya Air Indonesia Sriwijaya Air Loses Contact
Kautsar Widya Prabowo • 15 Januari 2021 05:00
Jakarta: Badan SAR Nasional (Basarnas) belum memutuskan keberlanjutan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Keputusan akan disampaikan pada Jumat, 15 Januari 2021.
 
"Apakah operasi SAR akan dihentikan atau diperpanjang setelah tujuh hari, kami akan melihat perkembangan dan dinamika yang terjadi di lapangan. Besok (Jumat, 15 Januari 2021) akan kami umumkan," ujar Kabasarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito saat konferensi pers di Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok, Kamis, 14 Januari 2021.
 
Operasi SAR gabungan dua hari terakhir terkendala cuaca buruk. Hal ini menggangu jarak pandang penyelam di bawah laut. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kendati demikian, rekaman data penerbangan atau flight data recorder (FDR) didapatkan dalam enam hari operasi SAR. Selain itu, terkumpul 239 bagian tubuh korban, 40 material kecil dan 33 material besar pesawat Sriwijaya SJ-182.
 
Baca: Pencarian Hari Ke-6, 239 Bagian Tubuh Korban Sriwijaya SJ-182 Ditemukan
 
Seluruh temuan diserahkan kepada Rumah Sakit (RS) Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).  "Setelah ditindaklanjuti tim DVI terurai menjadi 98 human body remain. Sementara tim KNKT mengurai sembilan material pesawat besar dan lima material kecil," kata Bagus.
 
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
 
Posisi terakhir pesawat berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu jatuh saat mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru. 
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif