Tim gabungan mencari pesawat Sriwijaya Air SJ-182/Medcom.id/Yurike.
Tim gabungan mencari pesawat Sriwijaya Air SJ-182/Medcom.id/Yurike.

KM Baruna Jaya Memperkuat Pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Nasional sriwijaya air Sriwijaya Air Jatuh Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182 Sriwijaya Air Indonesia Sriwijaya Air Loses Contact
Theofilus Ifan Sucipto • 12 Januari 2021 09:30
Jakarta: Alat utama (alut) untuk mencari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 ditambah. Sebanyak 3.600 personel dikerahkan untuk memaksimalkan pencarian.
 
“Kalau kemarin 53 kapal hari ini 54 dengan tambahan Kapal Motor (KM) Baruna Jaya untuk perkuat deteksi bawah air. Jadi ada ada penguatan,” kata Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas), Brigjen TNI (Mar) Rasman selaku SAR Mission Coordinator (SMC), di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa, 12 Januari 2021.
 
Selain itu, 13 armada udara, 20 jetski, dan perahu karet membantu proses pencarian. Jumlah ambulans yang disiagakan bertambah dari 12 menjadi 22.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rasman optimistis pencarian berjalan dengan baik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di lokasi pencarian berawan. Gelombang laut tercatat antara 0,5 hingga 1 meter.
 
“Sehingga seluruh tim yang melaksanakan kegiatan mampu menjalankan tugas dengan baik dan sesuai harapan,” ujar dia.
 
Rasman mengajak masyarakat terus mendukung upaya petugas. Mereka sudah bekerja tiga hari di lapangan dan harus beradaptasi dengan kondisi serta menjaga kesehatan.
 
“Bukan sebuah pekerjaan mudah dan butuh keterampilan dan fisik. Jadi butuh semangat dari kita dan mekanisme telah diatur untuk bergantian,” papar Rasman.
 
Baca: Keluarga Kopilot: Insiden Pesawat Sriwijaya SJ-182 Risiko Pekerjaan
 
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB di hari yang sama.
 
Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang dipastikan jatuh itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif