Ilustrasi penyebaran virus korona di Indonesia. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi penyebaran virus korona di Indonesia. Medcom.id/M Rizal

Kasus Aktif Menurun Jika Posko Covid-19 Ditambah

Nasional Virus Korona kemenkes pandemi covid-19 protokol kesehatan Satgas Covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 01 Mei 2021 16:25
Jakarta: Penambahan pos komando (posko) covid-19 di daerah sejalan dengan penurunan kasus aktif. Hal itu berdasarkan studi kasus di enam provinsi yakni Jawa Tengah, Aceh, Jawa Barat, Riau, Sumatra Barat dan Kalimantan Barat.
 
“Dari enam provinsi, terdapat tiga provinsi yang mengalami perkembangan baik sejalan dengan meningkatnya jumlah posko,” kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis, Sabtu, 1 Mei 2021.
 
Wiku menyebut kasus aktif di Jawa Tengah menurun empat minggu berturut-turut. Hal itu dibarengi penambahan hingga 4.463 posko berdasarkan data per Minggu, 25 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Ini menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan jumlah posko terbanyak di Indonesia,” ujar dia.
 
Contoh berikutnya, yakni persentase kasus aktif di Aceh yang sempat meningkat namun menurun selama tiga minggu berikutnya. Penurunan itu juga dibarengi pembentukan posko yang signifikan.
 
“Pada minggu ketiga di 352 posko, menjadi 3.211 posko di minggu keempat,” papar Wiku.
 
Baca: Baru 2,5 Juta Lansia Terima Vaksin Covid-19
 
Jawa Barat, kata Wiku, juga mengalami kenaikan kasus aktif selama tiga minggu lalu menurun pada minggu keempat. Penurunan sejalan dengan peningkatan jumlah posko mencapai 3.117 posko.
 
Sementara itu, kasus aktif di Riau, Sumatra Barat, dan Kalimantan Barat konsisten meningkat dalam empat minggu terakhir. Bahkan, ada dua hingga lebih kabupaten/kota yang masuk zona merah. Ketiga provinsi memiliki kesamaan, yakni jumlah posko kurang dari 50.
 
“Ini membuktikan bahwa posko yang berfungsi dengan baik akan menurunkan jumlah kasus,” tutur Wiku.
 
Dia meminta seluruh provinsi menggencarkan pembentukan posko di tingkat desa dan kelurahan. Kemudian memastikan posko berfungsi aktif dengan rutin memonitor dan menyosialisasikan informasi ihwal covid-19.
 
“Sehingga efektif dalam menekan penularan dan penanganan covid-19 dapat dilakukan dengan semaksimal mungkin,” kata Wiku.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif