Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Preman Pasar Bakal Jewer Warga Abai Protokol Kesehatan

Siti Yona Hukmana • 10 September 2020 16:29
Jakarta: Polisi menggandeng preman pasar tradisional untuk mendisiplinkan protokol kesehatan mencegah virus korona (covid-19). Preman bakal menegur pengunjung pasar yang tak memakai masker.
 
"Di situ kan ada jeger-jegernya (preman) di pasar, kita jadikan penegak disiplin," kata Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis 10 September 2020.
 
Polri memastikan tak serta merta lepas tangan meski memberi kewenangan pada preman. Tetap ada pengawasan Polri-TNI di pasar agar preman tak menyalahgunakan kewenangan.

Selain preman, kepolisian menggandeng kejaksaan. Penertiban dan pendisiplinan protokol kesehatan dilakukan di seluruh pasar di Indonesia.
 
Baca: 34 Juta Masker Dibagikan dalam Operasi Yustisi
 
"Kita lakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan akan ada sanksi yang lebih tegas," ujar Ketua Pelaksana II Komite Penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional itu.
 
Pihaknya juga membagikan 34 juta masker kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Pembagian masker dalam rangka Operasi Yustisi dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 aman, sehat dan damai. 
 
"Akan dibagikan secara serentak hari ini dan besok," ungkap mantan Kapolda Metro Jaya itu.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ADN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>