Jokowi Siap Bantu Perdamaian di Afghanistan
Presiden Joko Widodo (Foto: Antara/Wahyu Putro A)
Banten: Presiden Joko Widodo menyebut Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, meminta Indonesia memberikan kontribusi untuk perdamianan di negaranya yang telah dilanda konflik sejak lama. Permintaan itu bahkan sudah disampaikan Ghani kepada Jokowi dari enam bulan lalu.
 
"Di sana ada 7 suku, hanya ada 7 kita 714 suku, perang 40 tahun tidak rampung-rampung. Permintaan Doktor Ashraf Ghani itu, bismillah, saya sanggupi," kata Jokowi di Yayasan Pendidikan Al Khairiyah, Citangkil, Cilegon, Banten melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 11 Mei 2018.

Jokowi sendiri baru saja melakukan pertemukan dengan para ulama tiga negara yakni Indonesia, Afghanistan dan Pakistan di Istana Kepresidenan Bogor tadi pagi. Menurutnya, pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari proses panjang yang melibatkan semua pemangku kepentingan terkait upaya perdamaian di Afghanistan. 

"Ulama Indonesia, Pakistan, dan Afghanistan berkumpul di dalam satu ruang membicarakan dan membuat payung besar agar perdamaian di Afghanistan dapat dicapai," ujar dia.


Melalui pengalaman sebagai kontributor perdamaian tersebut, Jokowi mengaku Indonesia sesungguhnya belajar sekaligus diingatkan bahwa persatuan merupakan hal yang mahal harganya.

"Inilah yang ingin kita ingatkan bahwa yang namanya persatuan dan persaudaraan itu sangat penting bagi sebuah bangsa," pungkas Jokowi.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara ini yakni Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Ma’ruf Amin, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Ketua Umum PB Al Khairiyah Ali Mujahidin.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id