Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2018, di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional Cibubur, Jakarta Timur, Kamis, 26 Juli 2018.
Sebanyak 68 siswa/siswi kelas 11 SMA dari perwakilan 34 provinsi mengikuti Diklat Paskibraka di Cibubur. Mereka masuk asrama sejak Rabu, 25 Juli 2018, dan akan mengikuti diklat sekitar tiga minggu.
Diklat ini digelar sebagai bentuk persiapan membawa bendera pusaka dalam peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.
Imam menyemangati para siswa/siswi tersebut, sekaligus meminta mereka untuk berlatih keras dan pantang menyerah selama mengikuti diklat.
"Selama diklat ini kalian akan dibimbing oleh pelatih senior yang telah mengabdi lebih lama. Mereka akan membagi pengalaman dan keterampilannya ketika mengikuti paskibraka sebelumnya,” ujar Imam.
Selain itu, Imam pun meminta kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Ia juga ingin antar peserta menjalin hubungan kekeluargaan yang baik, meski berasal dari provinsi berbeda.
Menpora Imam Nahrawi bersama peserta Diklat Paskibraka Nasional 2018 (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
"Kalian bertemu dengan teman-teman dari berbagai latar belakang suku, ras, agama, dan budaya. Perbedaan ini harus menjadi anugerah untuk disyukuri. Perbedaan itu indah, mengawali Bhinneka Tunggal Ika," kata Imam.
Para peserta diharapkan mengikuti kegiatan diklat dengan baik dan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda bangsa.
"Jadilah idola anak muda Indonesia. Jadilah tokoh baru. Kita lagi butuh tokoh inspirasi baru. Juga jadilah pribadi yang tidak mudah menyerah terhadap situasi apa pun,” ucap Imam.
Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2018, di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional Cibubur, Jakarta Timur, Kamis, 26 Juli 2018.
Sebanyak 68 siswa/siswi kelas 11 SMA dari perwakilan 34 provinsi mengikuti Diklat Paskibraka di Cibubur. Mereka masuk asrama sejak Rabu, 25 Juli 2018, dan akan mengikuti diklat sekitar tiga minggu.
Diklat ini digelar sebagai bentuk persiapan membawa bendera pusaka dalam peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.
Imam menyemangati para siswa/siswi tersebut, sekaligus meminta mereka untuk berlatih keras dan pantang menyerah selama mengikuti diklat.
"Selama diklat ini kalian akan dibimbing oleh pelatih senior yang telah mengabdi lebih lama. Mereka akan membagi pengalaman dan keterampilannya ketika mengikuti paskibraka sebelumnya,” ujar Imam.
Selain itu, Imam pun meminta kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya. Ia juga ingin antar peserta menjalin hubungan kekeluargaan yang baik, meski berasal dari provinsi berbeda.
Menpora Imam Nahrawi bersama peserta Diklat Paskibraka Nasional 2018 (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
"Kalian bertemu dengan teman-teman dari berbagai latar belakang suku, ras, agama, dan budaya. Perbedaan ini harus menjadi anugerah untuk disyukuri. Perbedaan itu indah, mengawali Bhinneka Tunggal Ika," kata Imam.
Para peserta diharapkan mengikuti kegiatan diklat dengan baik dan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda bangsa.
"Jadilah idola anak muda Indonesia. Jadilah tokoh baru. Kita lagi butuh tokoh inspirasi baru. Juga jadilah pribadi yang tidak mudah menyerah terhadap situasi apa pun,” ucap Imam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ROS)